detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 11:28 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 28/03/2013 18:59 WIB

Kronologi Penangkapan Bos Narkoba Faisal di Plaza Indonesia

Andri Haryanto - detikNews
Halaman 1 dari 2
dok.BNN
Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap Faisal, bandar narkoba yang sudah beroperasi sejak 2004 lalu. Dia ditangkap di Plaza Indonesia saat tengah berbelanja. Bagaimana kronologinya?

Berdasarakan keterangan BNN, Faisal ditangkap 13 Maret lalu. Dia sudah diincar oleh badan antinarkoba itu sejak pertengahan 2012 lalu.

Berikut kronologi lengkapnya:

1 April 2012

BNN menangkap Murhadi dkk dengan barang bukti sabu 2,27 kg. Murhadi sudah divonis 18 tahun penjara. Selain itu, tersangka Basyarrullah, Imam Karyono, Imam Suhadi, Afdar, M Isa dan beberapa tersangka lain. Mereka sudah divonis mulai satu tahun hingga 12 tahun bui. Semua jaringan Aceh.

Dari pengakuan mereka, semua mengarah ke satu nama bandar, yakni Faisal.

13 Maret 2013Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(mad/nwk)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%