detikcom
Kamis, 28/03/2013 18:59 WIB

Kronologi Penangkapan Bos Narkoba Faisal di Plaza Indonesia

Andri Haryanto - detikNews
Halaman 1 dari 2
dok.BNN
Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap Faisal, bandar narkoba yang sudah beroperasi sejak 2004 lalu. Dia ditangkap di Plaza Indonesia saat tengah berbelanja. Bagaimana kronologinya?

Berdasarakan keterangan BNN, Faisal ditangkap 13 Maret lalu. Dia sudah diincar oleh badan antinarkoba itu sejak pertengahan 2012 lalu.

Berikut kronologi lengkapnya:

1 April 2012

BNN menangkap Murhadi dkk dengan barang bukti sabu 2,27 kg. Murhadi sudah divonis 18 tahun penjara. Selain itu, tersangka Basyarrullah, Imam Karyono, Imam Suhadi, Afdar, M Isa dan beberapa tersangka lain. Mereka sudah divonis mulai satu tahun hingga 12 tahun bui. Semua jaringan Aceh.

Dari pengakuan mereka, semua mengarah ke satu nama bandar, yakni Faisal.

13 Maret 2013Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mad/nwk)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%