detikcom
Kamis, 28/03/2013 16:55 WIB

Pengusaha Makanan di Pekanbaru Dirampok di Dekat Kantor Polisi

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Pekanbaru - Pengusaha makanan Surabi Bandung di Pekanbaru, Riau dirampok. Uang sebanyak Rp 250 juta di mobil lenyap.

Aksi kriminal ini terjadi di depan usaha Surabi Bandung milik korban, Jalan Sisingamangaraja, Pekanbaru, Kamis (28/4/2013). Korban baru baru saja mengambil uang di BCA.

Saat kejadian, korban, Aselpin (45), baru saja turun dari mobil BMW. Dari arah belakang, ada sepeda motor dikendarai dua orang merapat ke bagian kanan pintu depan dan langsung memecahkan kaca sebelah kanan.

"Begitu kaca mobil dipecahkan, perampok itu mengambil tas yang berada di bagian jok depan. Kejadiannya begitu cepat. Setelah menggondol tas berisikan uang itu, pelaku kabur," kata Gigin (27) karyawan Surabi Bandung kepada wartawan.

Gigin sempat mengawasi dua pelaku. Tapi dia tak menyangka jika keduanya hendak merampok.

Lokasi kejadian hanya berjarak 50 meter dari Kantor Mapolsekta Limapuluh Pekanbaru. Dengan berjalan kaki, korban pun melaporkan kasus perampokan tersebut.

Peristiwa ini dibenarkan Polsek Limapuluh. "Kasus ini tengah kita selidiki," kata Kanit Reskrim Polsek Limapuluh, Iptu Herman Pelani kepada wartawan.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(cha/try)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%