detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 12:56 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 28/03/2013 05:02 WIB

Polisi Amankan Puluhan Warga Terduga Penganiaya Kapolsek Dolok Pardamean

Andi Siahaan - detikNews
Warga yang diamankan dalam kasus tewasnya Kapolsek Dolok Pardamean (Foto: Andi/detikcom)
Jakarta - Aparat kepolisian mengamankan setidaknya 50-an orang pasca kasus penganiayaan yang menyebabkan tewasnya Kapolsek Dolok Pardamean AKP Andar Siahaan. Termasuk yang diamankan seorang perempuan yang diduga menjadi pemicu kasus penganiayaan itu.

Pantauan detikcom di lokasi, Desa Butu Bayu Panei Raja, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Kamis (28/3/2013) dini hari, warga yang diamankan ini kebanyakan laki-laki. Pengamanan ketat terlihat saat mereka dinaikkan ke atas truk-truk polisi.

Pengawalan juga melibatkan personel Kompi 2, Detasemen B Brimob Sumut yang bermarkas di Pematang Siantar. Rencananya warga yang diamankan ini akan dibawa ke Mapolres Simalungun, di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut).

Di antara warga yang diamankan itu termasuklah istri dan anak Saragih. Saragih merupakan tersangka pelaku perjudian yang semula ditangkap Kapolsek AKP Andar Siahaan bersama tiga anggotanya, namun kemudian dilepaskan karena dikepung massa. Hingga saat ini Saragih masih belum ditemukan.

Istri Saragih biasa dipanggil dengan sebutan Mak Yenni, mengikut kepada nama anaknya Yenni. Mak Yenni ini yang diduga menjadi salah satu otak kasus penganiayaan ini. Dia yang meneriaki para polisi saat suaminya ditangkap. Akibatnya warga kampung berdatangan. Akhirnya terjadi penganiayaan terhadap Andar Siahaan hingga tewas di tempat, Rabu (27/3/2013) malam.



Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(rul/trq)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%