detikcom
Rabu, 27/03/2013 15:19 WIB

Sopir Truk Satpol PP yang Sebabkan Kecelakaan 4 Tewas Diamankan Polisi

Andi Siahaan - detikNews
Foto: Andi Siahaan/detikcom
Serdang Bedagai - Polisi mengamankan sopir truk pembawa rombongan Satpol PP Simalungun yang mengalami kecelakaan di Serdang Bedagai, Sumatera Utara (Sumut). Pemeriksaan akan dilakukan untuk mengetahui bagaimana kecelakaan yang menewaskan empat orang itu bisa terjadi.

Hendra Rajagukguk (26) sopir truk Satpol (PP) Kabupaten Simalungun yang mengalami kecelakaan itu, kini sekarang berada di Pos Lantas Dolok Masihul, Polres Serdang Bedagai di Dolok Masihul, Rabu (27/3/2013). Tetapi pemeriksaan belum bisa efektif dilakukan karena dia juga mengalami luka ringan.

"Sopirnya sudah kita amankan, namun belum dimintai keterangan karena sopir dalam keadaan trauma," ujar Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Serdang Bedagai, Iptu Arbi kepada wartawan.

Disebutkan Arbi, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut. Namun berdasarkan keterangan beberapa saksi, karena pengemudi tidak mampu mengendalikan kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi.

Kecelakaan berawal ketika truk satpol BK 9398 T melaju kencang dari arah Tebing Tinggi. Tiba di lokasi kejadian, di tikungan KM 17 Jalan Raya Dolok Masihul - Tebing Tinggi, truk berupaya mengelakkan sepeda motor bernomor polisi BK 4696 NAG yang dikendarai Jenny Manalu (27), warga Dolok Masihul. Setelah menabrak sepeda motor truk kemudian terguling ke kanan.

Akibat kecelakaan ini, pengendara sepeda motor tewas. Selain itu tiga orang anggota satpol PP juga tewas, masing masing Rapiaman Girsang (29), Bernard F Nainggolan (26) dan Rycho Butarbutar (23). Ketiganya tewas diduga karena luka akibat benturan.

Seluruh korban tewas telah dibawa ke RSUD Kumpulan Pane, Tebing Tinggi. Selain itu tiga korban menderita luka, termasuk satu yang menderita patah d itangan kanan, juga dirawat di rumah sakit yang sama.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(rul/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
62%
Kontra
38%