Detik.com News
Detik.com
Rabu, 27/03/2013 10:06 WIB

Ketua Fraksi PAN Tjatur Sapto Dipanggil KPK

Fajar Pratama - detikNews
Ketua Fraksi PAN Tjatur Sapto Dipanggil KPK
Jakarta - Wakil Ketua Komisi III Tjatur Sapto Edy hari ini mendatangi kantor KPK. Ketua Fraksi PAN ini akan diperiksa terkait kasus yang tengah diusut lembaga antikorupsi itu.

Tjatur datang ke kantor KPK pukul 09.50 WIB. Mengenakan kemeja batik warna cokelat, Tjatur hanya berkomentar diplomatis mengenai pemeriksaan yang akan dijalaninya.

"Mengko, mengko ya (nanti-nanti ya)," ujar Tjatur yang tampak terburu-buru, Rabu (26/3/2013).

Pihak KPK belum memberi konfirmasi mengenai pemeriksaan Tjatur. Namanya tak ada dalam daftar pemeriksaan saksi di tingkat penyidikan.

Ada kabar yang menyebutkan Tjatur diperiksa untuk kasus di tingkat penyelidikan. Di level penyelidikan, KPK mengusut kasus dugaan korupsi pembangunan sekolah pelayaran di Sorong, Papua Barat.

Terkait penyelidikan kasus sekolah pelayaran tersebut, KPK pernah memeriksa Politikus PAN Yasti Mokoagow.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fjp/mad)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%