Detik.com News
Detik.com
Selasa, 26/03/2013 11:28 WIB

Diajak Berkelahi Pengacara Susno, Kejari Jaksel Belum Pikirkan Langkah Hukum

Salmah Muslimah - detikNews
Halaman 1 dari 2
 Diajak Berkelahi Pengacara Susno, Kejari Jaksel Belum Pikirkan Langkah Hukum
Jakarta - Pemanggilan ketiga mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel) kemarin sempat diwarnai adu mulut antara kuasa hukum Susno dan pihak Kejaksaan. Kuasa hukum mengajak Kejari Jaksel berkelahi dan mengumpat dengan kata-kata kasar.

Insiden ini telah melukai lembaga kejaksaan. Namun Kejari Jaksel hingga kini belum memikirkan upaya hukum selanjutnya, apakah akan melaporkan tindakan tersebut ke polisi atau membiarkan begitu saja.

"Kita masih fokus untuk mengeksekusi Pak Susno," kata Pelaksana Harian Kepala Kejari Jaksel, Amir Yanto, kepada detikcom, Selasa (26/3/2013).

Sebelumnya, Senin (25/3) Kuasa hukum Susno dan pihak kejaksaan berdiskusi terkait putusan kasasi Susno di Kejari Jaksel. Dalam diskusi sempat terjadi adu mulut antar kedua belah pihak karena adanya perbedaan persepsi terkait amar putusan kasasi tersebut.

Kejaksaan berpendapat, Susno harus dipidana 3.5 tahun. Sedangkan kuasa hukum tidak terima atas penjelasan jaksa yang tetap ngotot melaksanakan eksekusi kliennya. Padahal menurut tim kuasa hukum dalam putusan kasasi tersebut tidakk ada perintah pemidanaan 3.5 tahun, yang ada hanya mencantumkan perintah membayar biaya perkara Rp 2500.

Situasi semakin tidak terkendali dan memanas. Salah satu kuasa hukum Susno, Andi Kurniawan, bahkan membentak-bentak pihak kejaksaan dan langsung ke luar ruangan diskusi.

"Enggak bisa begini ini, orang kejaksaan sok kayak jagoan," ucap Andi dengan nada tinggi.Next

Halaman 1 2

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(slm/mad)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%