Selasa, 26/03/2013 10:38 WIB

Ada Pergeseran Sejumlah Jenderal di Polri, Kapolda Sumbar Diganti!

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Pergeseran sejumlah jenderal di Mabes Polri kembali terjadi. Kali ini yang diganti mulai dari Kapolda Sumbar Brigjen Pol Wahyu Indra Pramugari hingga Kapolda Sulteng.

Pergeseran itu tertuang dalam Keputusan Kapolri nomor: Kep/173/III/ Tgl 25-3-2013 tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan dilingkungan Polri, seperti yang diperoleh wartawan, Selasa (26/3/2013).

Kapolda Sumbar Wahyu Indra diganti Dirtipidkor Mabes Polri Brigjen Pol Noer Ali. Wahyu kini ditempatkan di Lemdikpol Polri. Wahyu merupakan saksi dalam kasus Irjen Djoko. Dahulu dia pernah menduduki posisi di Irwasum Polri.

Kapolda Sulteng Brigjen Pol Dewa Parsana juga diganti. Dia menduduki posisi baru di Itwasum Polri. Posisi Kapolda Sulteng diisi Dirtipidum Polri Brigjen Pol Ari Dono Sukmanto.

Selain itu juga posisi Kapolda Malut kini ditempati Brigjen Pol Machfud Arifin. Dia sebelumnya menempati posisi Dirsatwa Baharkam Polri. Dia menggantikan Brigjen Pol Affan Richwanto yang menempati pos baru di Baharkam Polri.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ndr/mad)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
41%
Kontra
59%