Detik.com News
Detik.com
Selasa, 26/03/2013 10:36 WIB

Bank Mandiri di Wajo Sulsel Dirampok, Satpam Ditemukan Tewas Tanpa Luka

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Makassar - Bank Mandiri Cabang Sengkang, Wajo, Sulawesi Selatan, jadi sasaran perampokan. Uang ratusan juta amblas dan seorang satpam ditemukan tewas tanpa luka sedikitpun.

Peristiwa ini diketahui sekitar pukul 07.15 WITA, Selasa (26/3/2013). Satpam bernama Syamsul Alam hanya berjaga seorang diri saat piket malam.

Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Endi Sutendi menyatakan, berdasarkan hasil olah TKP, pelaku masuk dan keluar dari samping bank. Kemudian pelaku memanjat tiang ke lantai II bank tersebut.

"Korban meninggal dunia diduga dibekap karena tidak ada luka terbuka sedikitpun. Untuk kejelasannya, kami masih menunggu visum," ujar Endi yang dihubungi detikcom.

Polisi belum menemukan sidik jari pelaku. Kuat dugaan, pelaku menggunakan sarung tangan. CCTV diambil pelaku sehingga kejadian itu belum diketahui persisnya.

Uang yang berhasil dibawa kabur berjumlah Rp 313 juta, terdiri dari pecahan Rp 10.000 sebanyak Rp 308 juta dan pecahan Rp 5.000 sebanyak Rp 5 juta.

Proses olah TKP yang berlangsung pagi ini menjadi tontonan warga kota Sengkang. Polres Wajo sudah memasang garis polisi di sekitar kantor Bank Mandiri.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mna/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%