detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 08:04 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 26/03/2013 04:32 WIB

Angkot Masuk Jurang di Tasikmalaya, 4 Tewas & 14 Luka Berat

Adi Kristiadi - detikNews
Tasikmalaya, - Angkutan Umum jenis Isuzu Elf jurusan Tasikmalaya, Taraju dan Singaparna masuk jurang sedalam 10 meter di jalan Puspahing, Kampung Warung Peuteuy, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya. Kecelakaan tersebut mengakibatkan 4 orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan 14 orang lainnya mengalami luka berat.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, kejadian itu terjadi pada Senin (25/3/3013) pukul 17.30 WIB di saat kendaraan tersebut melaju dari arah Taraju menuju Singaparna. Namun di perjalan, hujan lebat mengguyur Tasikmalaya dan mengakibatkan kendaraan tersebut tidak bisa mengendalikan.

Kasat Lantas Kabupaten Tasikmalaya, AKP Iwan Setiawan saat dihubungi detik.com, mengatakan kendaraan tersebut tidak bisa mengendalikan di saat jalan licin disertai hujan lebat. Hingga mengakibatkan angkutan yang bermuatan 18 orang itu, menabrak tebing dan masuk ke dalam jurang sedalam 10 meter hingga mesuk ke sawah berada di atas jalan.

Kejadian itu membuat 4 orang meninggal di tempat kejadian dan 14 orang lainnya luka berat. Seluruh korban semuanya berada di Rumah Sakit Kabupaten Tasikmalaya.

“Untuk saat ini para korban masih diidentifikasi, “ kata Iwan.



Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(fjp/spt)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%