detikcom
Senin, 25/03/2013 07:39 WIB

Beranikah Polisi Usut Tuntas Eksekusi 4 Tahanan di LP Cebongan?

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - Polisi diminta mengusut tuntas kasus penembakan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cebongan, Sleman. Agar kasus serupa tak terulang, penjagaan di LP juga harus ditingkatkan.

"Polri harus segera mengusut sampai tuntas hingga dapat segera menangkap pelaku penembakan tersebut," kata Sekretaris Fraksi Hanura DPR, Saleh Husin, saat berbincang, Senin (25/3/2013).

Saleh yang terpilih menjadi anggota DPR dari dapil NTT mengatakan peristiwa penembakan tersebut menunjukkan penjagaan di LP-LP di Indonesia lemah terhadap serangan dari luar. Harus ada peningkatan keamanan seiring dengan kondisi kejahatan yang juga makin berkembang.

"Dapat dibayangkan orang yang sudah di dalam tahanan lapas bisa ditembak membabi buta hingga tewas oleh orang tidak jelas dengan menggunakan senjata api," ujarnya.

Saleh berharap agar peristiwa ini tak terulang di masa depan. Dia akan menginstruksikan kepada anggota Fraksi Hanura di Komisi III DPR untuk mendesak Kemenkum HAM meningkatkan pengamanan di LP.

"Ini peristiwa yang sangat keji dan juga memalukan nama Indonesia di dunia internasional," tuturnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(trq/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
66%
Kontra
34%