detikcom

Minggu, 24/03/2013 18:21 WIB

Puluhan Warga NTT Menunggui Jenazah 4 Korban Penembakan di LP Cebongan

Edzan Raharjo - detikNews
Halaman 1 dari 2
Sleman - Empat jenazah korban penembakan kelompok bersenjata di LP Cebongan, Sleman, masih berada di tempat instalasi kedokteran forensik RS Dr Sardjito Yogyakarta. Keempat korban merupakan warga NTT yang berada di Yogyakarta. Sebagai bentuk keprihatinan, puluhan warga NTT berkumpul di depan Instalasi Kedokteran Forensik rumah sakit.

Tokoh warga NTT di Yogyakarta, Daniel mengatakan, semua warga masih dalam suasana duka. Semua masih menunggu dari perwakilan Gubernur yang akan melihat jenazah.

"Kami belum bisa memberi statemen. Semua masih berduka. Kita tunggu nanti dari perwakilan Gubernur NTT," katanya di RS Sardjito, Yogyakarta, Minggu (24/3/2013).

Puluhan aparat kepolisian terlihat berjaga-jaga di sekitar lokasi.

Pada Sabtu dinihari, LP Cebongan diserang oleh kelompok bersenjata. Penyerangan tersebut menewaskan 4 orang tahanan yang merupakan tersangka kasus penusukan terhadap anggota Kopassus Sertu Santosa di Hugo's Cafe.

Dibawa ke NTT Senin

Keempat jenazah korban penembakan akan dibawa ke keluarganya di NTT Senin besok. Keempat korban berasal dari Kupang (3 orang) dan Flores (1 orang).Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(nrl/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
77%
Kontra
23%
MustRead close