Detik.com News
Detik.com
Sabtu, 23/03/2013 14:23 WIB

Usai Futsal, Jokowi Meluncur ke Korban Kebakaran Bagikan Bantuan

Nur Khafifah - detikNews
Usai Futsal, Jokowi Meluncur ke Korban Kebakaran Bagikan Bantuan
Jakarta - Gubernur Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi lokasi kebakaran di Jakarta Timur. Tepatnya di Pedongkelan, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Jokowi tiba pukul 12.45 WIB di lokasi pengungsian. Masih mengenakan pakaian futsal berupa kaos merah dan celana pendek hitam, ia menghampiri warga. Jokowi menghimbau para warga agar antri dengan tertib di depan mobil Satpol PP yang membawa bantuan.

"Antri ya semuanya," himbaunya kepada warga di lokasi, Sabtu (23/3/2013).

Satpol PP lantas membagikan beras, buku, sepatu dan tas sekolah kepada para korban kebakaran yang telah mengantri. Keluarga yang tidak memiliki anak usia sekolah hanya memperoleh beras. Warga tampak senang dan berkali-kali mengucap syukur.

"Alhamdulillah, Pak Jokowi dateng juga," ucap salah seorang warga sambil berlari menuju antrian.

Kebakaran tersebut melanda warga Pedongkelan pada Minggu (17/3) lalu. Api bermula dari ledakan kompor salah seorang warga RT 07. Akibat peristiwa tersebut, ribuan keluarga kehilangan tempat tinggal.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(asp/asp)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%