Sabtu, 23/03/2013 07:17 WIB

4 Tahanan Tewas, Kronologi Penyerbuan Oknum Kopassus ke Lapas Sleman

Ray Jordan - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - 4 Tahanan yang terlibat kasus pengeroyokan anggota Kopassus di Cafe Hugos beberapa waktu lalu tewas ditembak. Mereka mengeksekusi pelaku di dalam selnya. Para penyerbu diduga oknum Kopassus yang balas dendam atas rekan mereka.

"Mereka langsung menembaki 4 penghuni lapas dan mereka meninggal dunia," kata Humas Ditjen Lapas Akbar Hadi saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (23/3/32013)

Berikut kronologi penyerbuan:

Pukul 01.00 WIB

3 Mobil berhenti di depan Lapas Sleman. 15 Orang turun dari mobil. Mereka memakai penutup kepala dan membawa senjata api lengkap

Pukul 01.30 WIB

15 Orang bersenjata lengkap ini akhirnya bisa masuk ke dalam Lapas. Mereka menodongkan pistol ke arah para penjaga. CCTV pun dirusak. Di bawah ancaman pistol, para pelaku memaksa sipir menunjukkan lokasi tahanan pengeroyok anggota Kopassus.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(jor/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
82%
Kontra
18%