detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 07:24 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 23/03/2013 07:17 WIB

4 Tahanan Tewas, Kronologi Penyerbuan Oknum Kopassus ke Lapas Sleman

Ray Jordan - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - 4 Tahanan yang terlibat kasus pengeroyokan anggota Kopassus di Cafe Hugos beberapa waktu lalu tewas ditembak. Mereka mengeksekusi pelaku di dalam selnya. Para penyerbu diduga oknum Kopassus yang balas dendam atas rekan mereka.

"Mereka langsung menembaki 4 penghuni lapas dan mereka meninggal dunia," kata Humas Ditjen Lapas Akbar Hadi saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (23/3/32013)

Berikut kronologi penyerbuan:

Pukul 01.00 WIB

3 Mobil berhenti di depan Lapas Sleman. 15 Orang turun dari mobil. Mereka memakai penutup kepala dan membawa senjata api lengkap

Pukul 01.30 WIB

15 Orang bersenjata lengkap ini akhirnya bisa masuk ke dalam Lapas. Mereka menodongkan pistol ke arah para penjaga. CCTV pun dirusak. Di bawah ancaman pistol, para pelaku memaksa sipir menunjukkan lokasi tahanan pengeroyok anggota Kopassus.Next

Halaman 1 2

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(jor/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%