Jumat, 22/03/2013 13:37 WIB

Hari ke-158 Jokowi

Dinkes DKI Ngebut Persiapkan Sistem Bayar KJS Online Mulai 1 April

Mulya Nurbilkis - detikNews
Jakarta - Sistem pembayaran klaim pasien Kartu Jakarta Sehat (KJS) secara online rencananya akan dimulai pada April mendatang. Sistem ini untuk mengejar target pembayaran klaim dalam 12 hari kerja.

"Ini menjawab tantangan dari Pak Gubernur kemarin. Yakni dengan sistem online, 12 hari kerja sudah harus dibayar (klaim rumah sakit)," jelas Kepala Dinas Kesehatan, Dien Emmawati usai rapat dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Hotel Lumire, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (22/3/2013).

Dien menjelaskan bahwa pihaknya kini sedang bekerja cepat untuk mengejar target tersebut. Salah satunya dengan pelatihan kepada rumah sakit-rumah sakit peserta KJS.

"Bagaimana dia memasukan struknya, memasukkan dalam komputer. Kemudian evaluasinya seperti apa, verifikasinya seperti apa," lanjut Dien.

Sistem pembayaran ini nantinya diberlakukan secara paket. Paket yang dimaksud adalah misalnya kebutuhan dokter, laboratorium, dan obat.

"Jadi sebenarnya ini adalah paket yang dihitung berdasarkan group tadi dan sebetulnya INA CBG’S (Indonesia Case Base Group) ini bagi rumah sakit untung sebetulnya karena begitu ada dokter kedua, ketiga dihitung menjadi bagian dari paket ini. Jadi kita buat paket tapi paket yang baik," kata Dien.

Sebanyak 92 rumah sakit di wilayah DKI Jakarta sudah mengikuti sistem ini. "22 rumah sakit pemerintah berarti 70 swasta di seluruh DKI," imbuhnya.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(sip/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%