detikcom
Kamis, 21/03/2013 18:02 WIB

Mahasiswa di Semarang Jadi Tersangka Kasus Korupsi Senilai Rp 100 juta

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Halaman 1 dari 2
Semarang - Seorang mahasiswa semester VI Fakultas Ekonomi sebuah universitas swasta di Semarang, Mario Zuhri (21) menjadi tersangka kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial Pemerintahan Provinsi Jateng. Ia diduga telah menggelapkan uang sebesar Rp 100 juta.

Korupsi yang dilakukan Mario masuk pada dana hibah bansos kepada badan, lembaga, organisasi, swasta di seluruh Jateng sebesar Rp 133 miliar bersumber dari APBD Provinsi Jateng tahun 2012.

Diantara ratusan proposal terdapat 161 proposal yang diajukan masyarakat atau kelompok senilai Rp 1,2 miliar. Dari 161 proposal tersebut, 55 proposal telah menerima anggaran. Dalam pengungkapan petugas reskrim Polrestabes Semarang, diketahui 10 proposal diantaranya adalah buatan Mario yang ternyata hanya fiktif.

"Ada 10 proposal yang diajukan tersangka dengan nilai total Rp 100 juta," kata Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Elan Subilan di Mapolrestabes Semarang, Jl Dr. Sutomo, Kamis (21/3/2013).

Kasatreskrim AKBP Harryo Sugihhartono menambahkan, tersangka membuat proposal kegiatan fiktif dan melengkapinya dengan tanda tangan palsu ketua panitia dalam naskah perjanjian hibah daerah dan pakta integritas. Ia juga menyusun kepanitiaan fiktif hingga memalsukan stempel.

"Tersangka juga menyuruh orang lain membuka rekening bank dan membuat laporan pertanggungjawaban keuangan fiktif," kata Harryo.

Sementara itu Mario mengaku uang hasil pencairan dana hibah tersebut digunakannya untuk berfoya-foya. Ia pun ditangkap setelah pulang dari berwisata di Solo.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(alg/rvk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
41%
Kontra
59%