Detik.com News
Detik.com
Kamis, 21/03/2013 07:14 WIB

Mereka yang Dibuat Terpingkal oleh Cerita Jokowi

Rachmadin Ismail - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya « Prev 4 dari 5 Next »
Mereka yang Dibuat Terpingkal oleh Cerita Jokowi - 4
Mari Elka Pangestu

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga pernah dibuat terpingkal oleh kisah ajudan Jokowi. Pengalaman Jokowi dijadikan inspirasi sekaligus 'hiburan' tersendiri.

Jokowi menyampaikan pidatonya di Pekan Produk Kreatif Indonesia (PPKI). Kisah pengalamannya nan kreatif membuat hadirin tertawa terpingkal-pingkal.

Jokowi pun bercerita tentang sang ajudan yang setia mendampinginya. "Saat jadi Wali Kota, saya itu ke mana-mana nyetir sendiri. Saya diberikan dapat 1 orang ajudan waktu itu. Ia tinggi, besar, ganteng lagi. Sementara bodi saya kurus kering, berat badan saya hanya 45 kilogram," kata Jokowi yang sesekali menggerakkan tangan. Tawa hadirin membahana dan suasana menjadi riuh.

"Jadi setiap tamu yang datang ke kantor saya, yang disalami ajudan saya. Selalu ajudan saya, bukan saya," curhat Jokowi dengan mimik serius.

"Satu bulan, saya agak kuatlah. 2 Bulan mulai nggak kuat. 3 Bulan sudah nggak tahan, muncul kreatif saya, ajudan saya itu saya ganti dengan ajudan yang lebih jelek dari saya. Jadi semenjak itu saya selamat. Selama 7 tahun, saya terus disalami orang. Selamat saya," cerita Jokowi yang disambut tawa riang hadirin, termasuk Mari Elka yang terus tertawa mendengar kisah Jokowi.



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%