detikcom
Rabu, 20/03/2013 17:54 WIB

Ada Mobil Camry Pelat Merah di Rumah Kedua Rusli Zainal

Septiana Ledysia - detikNews
Jakarta - KPK tak menyita dokumen apa pun di kediaman kedua milik Gubernur Riau Rusli Zainal di Kembangan, Jakarta Barat. Namun di rumah itu, ada mobil Toyota Camry hitam berpelat merah yang mencolok perhatian. Punya siapa?

Penyidik KPK terlihat meninggalkan rumah di Taman Permata Buana, Jl Kembangan Utama, Blok H7 nomor 1, itu sekitar pukul 17.28 WIB, Rabu (19/3/2013). Mereka mengaku tak membawa dokumen sitaan.

"Di sini kami tidak dapat apa-apa. Ini rumah Pak Rusli atas nama istrinya," ujar salah seorang penyidik.

Ketua Rw 9, Kurniawan, yang mendampingi penggeledahan mengatakan, rumah tersebut juga dimiliki oleh Syarifah Darmiati Aida. Pihak KPK sudah menyebut, Syarifah diduga sebagai istri kedua Rusli. "Mereka nggak bawa apa-apa," terang Kurniawan.

Namun di garasi rumah, ada sebuah mobil Toyota Camry berpelat merah dengan nomor B 2056 SD. Belum jelas siapa pemilik mobil tersebut.

KPK juga telah menggeledah rumah Rusli lainnya di perumahan yang sama yang beralamat di Blok C13 no 40. Jarak rumah pertama dan kedua ini sekitar 1 km. Kedua rumah ini atas nama Syarifah.

Rusli jadi tersangka kasus suap PON Riau. Dia diduga memberi dan menerima suap terkait proyek tersebut. Tak hanya itu, politikus Golkar tersebut juga dijerat dengan kasus izin kehutanan di Pelalawan, Riau.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mad/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%