detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 17:38 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 20/03/2013 17:54 WIB

Ada Mobil Camry Pelat Merah di Rumah Kedua Rusli Zainal

Septiana Ledysia - detikNews
Jakarta - KPK tak menyita dokumen apa pun di kediaman kedua milik Gubernur Riau Rusli Zainal di Kembangan, Jakarta Barat. Namun di rumah itu, ada mobil Toyota Camry hitam berpelat merah yang mencolok perhatian. Punya siapa?

Penyidik KPK terlihat meninggalkan rumah di Taman Permata Buana, Jl Kembangan Utama, Blok H7 nomor 1, itu sekitar pukul 17.28 WIB, Rabu (19/3/2013). Mereka mengaku tak membawa dokumen sitaan.

"Di sini kami tidak dapat apa-apa. Ini rumah Pak Rusli atas nama istrinya," ujar salah seorang penyidik.

Ketua Rw 9, Kurniawan, yang mendampingi penggeledahan mengatakan, rumah tersebut juga dimiliki oleh Syarifah Darmiati Aida. Pihak KPK sudah menyebut, Syarifah diduga sebagai istri kedua Rusli. "Mereka nggak bawa apa-apa," terang Kurniawan.

Namun di garasi rumah, ada sebuah mobil Toyota Camry berpelat merah dengan nomor B 2056 SD. Belum jelas siapa pemilik mobil tersebut.

KPK juga telah menggeledah rumah Rusli lainnya di perumahan yang sama yang beralamat di Blok C13 no 40. Jarak rumah pertama dan kedua ini sekitar 1 km. Kedua rumah ini atas nama Syarifah.

Rusli jadi tersangka kasus suap PON Riau. Dia diduga memberi dan menerima suap terkait proyek tersebut. Tak hanya itu, politikus Golkar tersebut juga dijerat dengan kasus izin kehutanan di Pelalawan, Riau.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mad/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%