Detik.com News
Detik.com

Rabu, 20/03/2013 11:14 WIB

Gunung Lokon Kembali Meletus, Status Siaga

Ramdhan Muhaimin - detikNews
Gunung Lokon Kembali Meletus, Status Siaga Gunung Lokon, (ilustrasi)
Jakarta - Gunung Lokon di Kota Tomohon Sulawesi Utara kembali meletus. Suara letusan terdengar hingga radius 6 km.

Berdasarkan informasi dari Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, gunung berapi aktif di Sulawesi Utara itu meletus sekitar pukul 07.57 WIB pagi ini.

"Selain itu kolom abu letusan mencapai ketinggian 2.000 meter berwarna kelabu dan tertiup angin ke arah selatan," ujar Sutopo dalam keterangan singkatnya, Rabu (20/3/2013).

Sutopo juga mengatakan letusan cukup terdengar keras, tapi warga terlihat masih melakukan aktivitas seperti biasa. Cuaca pagi ini di kawasan tersebut juga sangat cerah sehingga abu vulkanik yang dilontarkan terlihat sangat jelas dari kota Manado. Abu vulkanik yang dilontarkan mengarah ke wilayah Longowan dan ke Wangkran.

"Status gunung Lokon masih Siaga (level 3)," jelas Sutopo.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rmd/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%