Rabu, 20/03/2013 07:50 WIB

Ini Identitas Tiga Korban Meninggal dalam Susur Gua di Gunungkidul

Muhammad Afifi - detikNews
Halaman 1 dari 2
Gunungkidul - Tiga anggota Himpunan Kegiatan Speleologi Indonesia (Hikespi) meninggal dunia saat mengikuti pendidikan lanjutan susur gua di Goa Seropan II Dusun Serpeng Desa Pacarejo Semanu Gunungkidul Rabu (20/03/2012). Ketiganya meninggal dunia setelah terjebak saat banjir terjadi di dalam gua.

Tiga korban dalam peristiwa ini adalah warga Solo yang juga mahasiswa Institut Seni Indonesia Yogyakarta bernama Ganang Samudra, warga Surabaya yang juga Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto bernama Hevin Fahariza, dan warga Yogyakarta Mahasiswa Biologi Universitas Gajah Mada bernama Dian.

"Tiga anggota kami itu terjebak karena tiba-tiba terjadi banjir. Padahal posisi mereka sedang menggantung di tali, sehingga kesulitan bernafas saat air semakin tinggi," kata Ketua Hikespi, Cahya Alkantara.

Peristiwa nahas ini bermula saat 60 anggota Hikespi menggelar pendidikan lanjutan Speleologi atau pengenalan gua Seropan pada Selasa (19/03/2013). Mereka dibagi dalam tiga kelompok dengan masing-masing didampingi empat pemandu.

Kegiatan sendiri dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan secara bergantian masing-masing kelompok memasuki gua Seropan yang bermulut vertikal. Musibah terjadi saat rombongan terakhir yang terdiri dari 20 orang dan empat pemandu tengah memasuki gua.

Sekitar pukul 14.00 WIB hujan deras mengguyur dan mengakibatkan air sungai di dalam gua semakin tinggi. "Saat itu tengah Rigging (terkait) pada tali. Nah, setelah hujan itulah air semakin meninggi," katanya.

Sebanyak 21 orang termasuk pemandu berhasil menyelamatkan diri. Namun ketiga korban akhirnya tenggelam karena proses evakuasi tidak segera dapat dilakukan mengingat air semakin tinggi.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(trq/trq)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%