Detik.com News
Detik.com

Selasa, 19/03/2013 19:48 WIB

Pembunuh Pengusaha Komputer Dibekuk Polisi di Kuningan Jabar

Rivki - detikNews
Pembunuh Pengusaha Komputer Dibekuk Polisi di Kuningan Jabar Imam Assyafei
Jakarta - Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan pengusaha komputer Imam Assyafei, korban pembunuhan yang ditemukan membusuk di dalam mobil yang terparkir di Bandara Soekarno Hatta. Namun, polisi belum mau merinci identitas pelaku.

"Iya kami sudah mengamankan satu orang, cuma masih didalami lagi," kata Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Helmi Santika saat dihubungi, Selasa (19/3/2013).

Sampai saat ini polisi masih menginterograsi pelaku. Helmi belum bersedia menceritakan kronologi penangkapan tersebut. Helmi hanya menjelaskan, pelaku ditangkap di Kuningan, Jawa Barat.

"Nanti ya kami masih periksa secara intensif, baik peranannya atau ada-tidaknya tersangka lain," ucap Helmi singkat.

Imam diduga dibunuh oleh para penculiknya. Jenazahnya dimasukan dalam mobil Grand Vitara hitam yang dikemudikannya di Bandara Soekarno-Hatta. Jenazah Imam ditemukan pada pukul 01.00 WIB.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rvk/trq)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%