Selasa, 19/03/2013 17:55 WIB

Pemerintah Siap Operasikan 12 Bandara Baru Tahun Ini

M Iqbal - detikNews
Jakarta - Kementerian Perhubungan berencana mengoperasikan 12 bandara baru pada tahun 2013. Kedua belas bandara itu tersebar di beberapa provinsi di Indonesia.

"Pada tahun 2013 ini direncanakan akan dioperasikan 12 bandara baru," kata Menteri Perhubungan, EE Mangindaan, dalam rapat dengan Komisi V, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/3/2013)

Kedua belas bandara itu adalah Bandara Kuala Namu (Sumatera Utara), Bandara Muara Bungo (Jambi), Bandara Pekon Serai (Lampung Barat), Bandara Bone (Sulawesi Selatan), Bandara Bawean (Jawa Timur), Bandara Sumarorong (Mamasa), Bandara Kufar (Seram Timur), Bandara Tual Baru (Maluku), Bandara Saumlaki Baru (Maluku), Bandara Waisai (Raja Ampat), Bandara Kamanap Baru (Serui), serta Bandara Waghete Baru.

"Kita juga akan mengoperaikan 9 bandara di Indonesia Timur dan 3 bandara di Indonesia Barat tahun 2014 dan 2015," lanjutnya.

Menurutnya, hal itu dilakukan untuk mendukung program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), karenanya rencana pembangunan bandara terus dilakukan.

Pembangunan Bandara Kuala Namu (Sumut) ditargetkan selesai tahun ini, kemudian pembangunan Bandara Termindung (Samarinda Baru) ditargetkan selesai pada 2015 serta Bandara Kertajati (Majalengka) yang rencananya dimulai tahun ini.

Sementara untuk pengembangan bandara, dalam waktu dekat dilakukan pada Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Ngurah Rai (Bali), Bandara Juanda (Surabaya), Bandara Ahmad Yani (Semarang), dan Bandara Labuan Bajo.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(bal/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%