Detik.com News
Detik.com
Selasa, 19/03/2013 08:09 WIB

Di Panti Sosial Cipayung, Heri 3 Tahun Menunggu Sang Adik Menjemputnya

Syarifah Nur Aida - detikNews
Halaman 1 dari 2
Di Panti Sosial Cipayung, Heri 3 Tahun Menunggu Sang Adik Menjemputnya Dodih, Penjaga Panti Sosial Bina Laras (Foto: Syarifah/detikcom)
Jakarta - Heri sudah tiga tahun menunggu sang adik menjemputnya di Panti Sosial Bina Laras, Jalan Bina Marga No 38, Cipayung, Jakarta Timur. Sehari-hari, Heri mendapat tugas bersih-bersih panti.

"Saya nyapu halaman, buang sampah, pungutin rumput, cabut-cabutin rumput liar," kata Heri.

Dodih (47), penjaga panti jiwa, mengatakan bahwa keluarga Heri tak pernah berkunjung lagi.

"Keluarga Heri pernah datang, tapi keluarganya angkat tangan," kata Dodih.

Heri mengaku menjadi penghuni panti karena menghindari tsunami yang menghantam rumahnya. Menurut Dodih, ia dititipkan keluarga ke panti jiwa karena sering mabuk. Heri sebetulnya sadar apa alasan utamanya tinggal di panti.

"Nanti kalau adik saya kemari, saya dijemput nanti, saya janji nggak nakal lagi. Memang di rumah saya ngerokok mulu, ngopi, minuman keras, suka ngobat, suka ngegele (menghisap ganja-red). Tapi saya janji deh gak gitu lagi," ujar Heri sedih.

Dodih tak melihat ada gelagat keluarga yang akan datang menjemput Heri. Bahkan di hari raya pun tak ada keluarga Heri yang datang menjenguk.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(gah/trq)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%