Detik.com News
Detik.com
Senin, 18/03/2013 19:30 WIB

Polisi Tetapkan 10 Pemuda Jadi Tersangka Pemerkosa Siswi SMK di Cijantung

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Satu lagi pelaku pemerkosaan terhadap siswi SMK di Cijantung ditetapkan sebagai tersangka. Total pelaku yang telah ditetapkan tersangka jadi berjumlah 10 orang.

"Sebelumnya 9 orang tersangka, karena satu menyerahkan diri saat ini ada 10 tersangka," kata Kapolres Jakarta Timur, Kombes Mulyadi Kaharni, di kantornya, Senin (18/3/2013).

HG (17) menyerahkan diri ke polisi karena mengaku ikut membantu teman-temannya memperkosa siswi SMK yang berusia 16 tahun itu. "Yang menyerahkan diri berperan mencabuli dengan meraba-raba bagian tubuh korban ketika diperkosa. Ia ikut juga memegang tangan korban," jelasnya.

Mulyadi menambahkan belasan pemuda yang diamankan pihaknya merupakan satu kelompok bermain. "Para pelaku teman satu permainan, rata-rata usia sekolah semua, bahkan ada yang masih bersekolah," tandasnya.

Korban mengenal salah seorang pelaku berinisial B di facebook. Kemudian 19 Maret pelaku diajak betemu di daerah Cijantung, Jakarta Timur. Mereka kemudian berjalan menuju sebuah gubuk di kawasan itu. Korban kemudian diajak melakukan tindakan asusila di kebun singkong yang berjarak 15 meter dari gubuk tersebut.

"Setelah itu mereka kembali ke gubuk dan pelaku meninggalkan siswi itu dengan alasan mau beli rokok," katanya.

Setelah pelaku itu pergi munculkah rekan-rekannya dan melakukan pemerkosaan terhadap korban. Kejadian itu berlangsung dari pukul 11.45 WIB sampai pukul 15.00 WIB. Polisi sudah melakukan visum terhadap korban pemerkosaan itu.

"Barang bukti berupa kaus putih dan celana panjang biru juga sudah kita amankan," katanya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(edo/rmd)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%