Senin, 18/03/2013 10:56 WIB

Makam Mbah Priok Vs Proyek Tol Akses Tanjung Priok, Siapa Mengalah?

Nur Khafifah - detikNews
Jakarta - Makam Mbah Priok dan proyek tol akses Tanjung Priok di Jakarta Utara menyimpan persoalan yang tak tuntas. Hingga kini proyek akses tol itu tak kunjung rampung. Salah satu persoalannya keberadaan Makam Mbah Priok.

Selain soal akses tol, Makam Mbah Priok ini juga bersinggungan dengan proyek New Tanjung Priok. Jadi, bila Jakarta ingin memiliki pelabuhan yang berkualitas, salah satunya 'menyingkirkan' makam itu.

"Kita nggak akan serahkan sampai kapan pun. Sudah ditawar Rp 20 juta permeter, kita nggak mau," terang seorang santri, Ringgo yang ditemui di Makam Mbah Priok, Senin (18/3/2013).

Ringgo mengaku, tanah seluas 5.4 hektar di kawasan Priok merupakan milik gurunya, seorang habib yang merupakan keluarga Mbah Priok. Sejak 2010 lalu, sebenarnya sudah ada upaya menggusur makam itu, tetapi malah berakhir kerusuhan.

"Ini makam keramat, nggak bisa sembarangan digusur," imbuh Ringgo. Sayangnya, detikcom tak bisa berkesempatan menemui habib yang mengaku kerabat Mbah Priok.

Kawasan Makam Mbah Priok ini memang kembali mencuat isunya. Apalagi setelah Jokowi diserahkan untuk bisa menuntaskan persoalan ini. Wagub DKI Basuki T Purnama beberapa waktu lalu mengungkapkan dirinya yakin kalau Jokowi bisa menyelesaikan persoalan ini.

Urusan Makam Mbah Priok ini memang bukan urusan biasa. Dua kali upaya penggusuran pada 2004 dan 2010 tak sukses. Malah yang terakhir sejumlah Satpol PP menjadi korban jiwa.

Siapa sosok mbah Priok ini memang menjadi misteri. Mantan Wagub DKI Prijanto pernah mengungkap soal sosok ini. Mbah Priok bukan seorang ulama asal Palembang sebagaimana diyakini pihak tertentu. Tokoh legendaris itu adalah seorang kakek pembuat periuk nasi dan dari nama itu daerah tempat tinggalnya disebut Tanjung Priok.

Tapi ada juga yang meyakini kalau Mbah Priok itu sebagai Hasan Al Haddad, penyebar Islam di tanah Jawa. Kemudian, makam Mbah Priok ini ada juga di TPU Semper. Menurut penjaga makam, pemindahan sudah dilakukan ke TPU Semper pada 1997.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(kff/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%