detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 22:46 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 18/03/2013 10:56 WIB

Makam Mbah Priok Vs Proyek Tol Akses Tanjung Priok, Siapa Mengalah?

Nur Khafifah - detikNews
Jakarta - Makam Mbah Priok dan proyek tol akses Tanjung Priok di Jakarta Utara menyimpan persoalan yang tak tuntas. Hingga kini proyek akses tol itu tak kunjung rampung. Salah satu persoalannya keberadaan Makam Mbah Priok.

Selain soal akses tol, Makam Mbah Priok ini juga bersinggungan dengan proyek New Tanjung Priok. Jadi, bila Jakarta ingin memiliki pelabuhan yang berkualitas, salah satunya 'menyingkirkan' makam itu.

"Kita nggak akan serahkan sampai kapan pun. Sudah ditawar Rp 20 juta permeter, kita nggak mau," terang seorang santri, Ringgo yang ditemui di Makam Mbah Priok, Senin (18/3/2013).

Ringgo mengaku, tanah seluas 5.4 hektar di kawasan Priok merupakan milik gurunya, seorang habib yang merupakan keluarga Mbah Priok. Sejak 2010 lalu, sebenarnya sudah ada upaya menggusur makam itu, tetapi malah berakhir kerusuhan.

"Ini makam keramat, nggak bisa sembarangan digusur," imbuh Ringgo. Sayangnya, detikcom tak bisa berkesempatan menemui habib yang mengaku kerabat Mbah Priok.

Kawasan Makam Mbah Priok ini memang kembali mencuat isunya. Apalagi setelah Jokowi diserahkan untuk bisa menuntaskan persoalan ini. Wagub DKI Basuki T Purnama beberapa waktu lalu mengungkapkan dirinya yakin kalau Jokowi bisa menyelesaikan persoalan ini.

Urusan Makam Mbah Priok ini memang bukan urusan biasa. Dua kali upaya penggusuran pada 2004 dan 2010 tak sukses. Malah yang terakhir sejumlah Satpol PP menjadi korban jiwa.

Siapa sosok mbah Priok ini memang menjadi misteri. Mantan Wagub DKI Prijanto pernah mengungkap soal sosok ini. Mbah Priok bukan seorang ulama asal Palembang sebagaimana diyakini pihak tertentu. Tokoh legendaris itu adalah seorang kakek pembuat periuk nasi dan dari nama itu daerah tempat tinggalnya disebut Tanjung Priok.

Tapi ada juga yang meyakini kalau Mbah Priok itu sebagai Hasan Al Haddad, penyebar Islam di tanah Jawa. Kemudian, makam Mbah Priok ini ada juga di TPU Semper. Menurut penjaga makam, pemindahan sudah dilakukan ke TPU Semper pada 1997.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(kff/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%
MustRead close