detikcom
Senin, 18/03/2013 09:30 WIB

Wow!!! Mahkamah Agung Bangun Gedung Bernilai Triliunan Rupiah

Andi Saputra - detikNews
Rencana gedung MA bernilai triliunan rupiah
Jakarta - Masih ingat rencana DPR membangun gedung senilai Rp 1,8 triliun? Nah, diam-diam Mahkamah Agung (MA) juga akan membangun gedung baru dengan nilai proyek setara dengan renovasi gedung DPR itu.

Gedung baru MA tersebut dibangun tepat di atas gedung MA saat ini dengan tinggi 15 lantai bernilai lebih dari Rp 1 triliun.

"Pembangunan gedung akan dimulai tahun ini," kata Kepala Biro Hukum dan Humas MA, Ridwan Mansyur kepada detikcom, Senin (18/3/2013).

Pembangunan gedung baru tersebut tercium saat MA menggelar Laporan Tahunan 2012 pekan lalu. Dalam sampul tersebut terdapat tiga gambar yaitu foto MA lama di Jalan Lapangan Banteng, foto kedua yaitu gedung MA sekarang dan foto ketiga foto gedung MA yang akan datang dalam bentuk maket.

Dalam maket tersebut gambar gedung MA baru dengan sebuah tower menjulang tinggi di tengah dengan puncak berupa kubah. Sedangkan gedung lama tetap berdiri dengan perubahan struktur di beberapa sisi.

Pembangunan gedung ini membuat gusar, termasuk beberapa hakim agung. Sebab pembangunan dibangun di tengah kondisi keuangan Indonesia yang tengah sulit. Disebut-sebut dana pembangunan gedung menelan dana lebih dari Rp 1 triliun. Benarkah demikian?

"Detailnya saya tidak paham," ujar Ridwan.




Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(asp/van)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%