Senin, 18/03/2013 07:21 WIB

Mimpi Menciptakan Soeharto Baru

Irwan Nugroho - detikNews
Jakarta - Suara langgam Jawa mengalun kencang dari sepiker di sebuah rumah di Dusun Kemusuk Lor, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Para perempuan berkebaya dan lelaki berbaju batik lantas berduyun-duyun melintas memasuki halaman dari gerbang berhias janur kuning. Mereka semua adalah tamu Probosutedjo, adik mendiang mantan Presiden Soeharto.

Senin 11 Maret 2013 itu, para tamu yang jumlahnya 300 orang lebih itu datang untuk ikut berbahagia atas pernikahan putri sulung Probo, Dinarti Pertiwi dengan Taufiq Andre.

Hari itu, Probo tidak sekadar menggelar pesta pernikahan putrinya. Namun juga mengajak para tamu untuk beromantika dengan Soeharto. Probo menunjukkan kepada para tamunya bahwa proyek yang ia impikan bertahun-tahun sudah hampir rampung.

***

Tulisan lengkap Mimpi Menciptakan Soeharto Baru bisa dibaca GRATIS di edisi terbaru Majalah Detik (edisi 68, 18 Maret 2013). Edisi ini mengupas tuntas Memorial Soeharto, dengan tema Mimpi Bangkitkan Soeharto’. Juga ikuti artikel lainnya yang tidak kalah menarik seperti rubrik Kriminal ‘Melibas Premanisme Hercules’, Hukum Vonis Berat Istri Nazaruddin, Ekonomi ‘Membuat Mikro Menjadi Besar, berita komik Diterkam Harimau’, Wisata Rothenburg Si Kota Tua’, rubrik Seni Hiburan dan review film Cloud Atlas, WKWKWK ‘Bermesraan Tertangkap Deh’, serta masih banyak artikel menarik lainnya.

Untuk aplikasinya bisa di-download di apps.detik.com dan versi pdf bisa di-download di www.majalahdetik.com. Gratis, selamat menikmati!!


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(iy/iy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Laporan Khusus Terbaru Indeks Laporan Khusus ยป
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
43%
Kontra
57%