Detik.com News
Detik.com
Minggu, 17/03/2013 19:37 WIB

Kampung Narkoba di Medan Kembali Digerebek Polisi

Khairul Ikhwan - detikNews
Kampung Narkoba di Medan Kembali Digerebek Polisi
Medan - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Sumut) kembali melakukan penggerebekan di sarang narkoba di Kampung Kubur, Medan, Minggu (17/3/2013). Hasilnya, tiga tersangka diamankan berikut sejumlah barang bukti.

Penggerebekan itu berlangsung selama dua jam, sejak pukul 14.00 hingga 16.00 WIB. Ratusan polisi dikerahkan, termasuk anjing pelacak, untuk mengepung jalur keluar dan masuk Kampung Kubur, yang berada di Jalan Zainul Arifin, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah.

Ketika operasi berakhir, tiga orang tersangka berhasil ditangkap. Masing-masing Kodri (39, Safrizal (44) dan Sovia (55). Mereka diamankan dari salah satu rumah dan diduga hendak menggelar pesta narkoba.

Sementara barang bukti yang diamankan dalam penggerebekan kali ini, yakni 2 bungkus kecil sabu, 2 butir pil warna pink, 2 linting ganja, 6 jarum suntik dan delapan bong. Kemudian enam unit handphone, 2 butir tawas, 3 bungkus plastik, 1 mesin judi ding dong, 1 jam tangan, 14 mancis, 11 pipet kaca, uang Rp 478 ribu, serta sepeda motor Yamaha Mio BK 4043 BR. Tersangka dan barang bukti kemudian dibawa ke Mapolda Sumut, Jalan Medan Tanjung Morawa, Medan, untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Penggerebekan kali ini, tercatat sebagai penggerebekan besar-besaran kedua pada tahun ini. Penggerebekan pertama berlangsung pada 27 Februari lalu yang mengamankan tujuh tersangka.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Toga Habinsaran Panjaitan menyatakan, penggerebekan ini dilakukan untuk memberantas habis peredaran narkoba di sana.

Ini sudah menjadi tekad kita untuk membersihkan Kampung Kubur dari praktik peredaran, perdagangan dan pemakaian narkoba, kata Panjaitan usai penggerebekan.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rul/fjp)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%