detikcom
Sabtu, 16/03/2013 15:17 WIB

Ini Dia Head to Head Harta Irjen Djoko Susilo vs Gayus Tambunan

Ahmad Toriq - detikNews
Halaman 1 dari 5
Jakarta - Publik dikejutkan dengan pengungkapan harta milik tersangka kasus simulator SIM Irjen Djoko Susilo oleh KPK. Temuan terhadap harta Djoko membuat ingatan melayang ke terpidana kasus penggelapan pajak Gayus Tambunan yang memiliki harta berlimpah.

Ada 33 aset harta Djoko yang disita KPK. 26 Aset dalam bentuk tanah dan properti, 4 buah mobil, dan 3 SPBU. Selain itu, KPK juga memblokir sejumlah rekening Djoko. Nilainya diperkirakan Rp 100 miliar.

Sedangkan Gayus Tambunan, yang kasusnya ditangani Polri, memiliki harta yang tak kalah wah. Ada 12 jenis aset yang disita polisi. Kebanyakan dalam bentuk tabungan. Nilainya, mencapai Rp 74 miliar. Itu belum termasuk pom bensin yang juga dimiliki oleh Gayus.

Penelusuran detikcom, Sabtu (16/3/2013), berikut perbandingan harta Irjen Djoko Susilo vs Gayus Tambunan:

Harta Kekayaan Irjen Djoko Susilo yang Disita KPK

1. Rumah mewah berlantai dua di Jl Cendrawasih, Tanjung Mas, Jaksel

2. Di kompleks Tanjung Mas tersebut, Djoko juga memiliki rumah lain di blok C yang juga sudah disita KPK. Diperkirakan rumah yang berada di Jl Cendrawasih ini berharga sekitar Rp 4-5 miliarNext

Halaman 1 2 3 4 5

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(trq/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%