Detik.com News
Detik.com
Kamis, 14/03/2013 05:03 WIB

Kasus Mutilasi di Ancol, Polisi Buru Pemilik Ruko

Nur Khafifah - detikNews
Jakarta - Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus mutilasi di kawasan ruko Marina Mediterania Ancol, Jakarta Utara. Hingga saat ini, keberadaan pemilik ruko masih belum diketahui.

"Kita masih cari pemilik ruko," ujar Kapolres Jakarta Utara, Kombes Pol M Iqbal di lokasi, Kamis (14/3/2013) dini hari.

Pantauan detikcom, ruko tersebut berukuran 4 x 4 meter dan memiliki 3 lantai. Dinding di dalam ruko berwarna cokelat ini terdapat lukisan yang dipajang. Setidaknya terdapat 4 lukisan yang digantung di dalamnya. Diantaranya adalah lukisan wajah manusia dan pemandangan.

Selain lukisan, tampak pula sofa berwarna merah dan sebuah meja yang kondisinya sudah tak beraturan lagi. Dari luar ruko, bau busuk terasa sangat menyengat hingga radius 10 meter.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(kff/gah)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%