Detik.com News
Detik.com

Kamis, 14/03/2013 02:38 WIB

Paus Baru Telah Terpilih

Ramdhan Muhaimin - detikNews
Paus Baru Telah Terpilih Foto: AFP
Vatikan - Asap putih mengepul dari cerobong asap Kapel Sistina di Vatikan, Rabu (13/3/2013) sekitar pukul 19.00 waktu setempat. Keluarnya asap putih dari cerobong Kapel Sistina menunjukkan bahwa Paus yang baru telah terpilih.

Sebagaimana dilansir kantor berita AFP, Kamis (14/3/2013), Paus baru yang terpilih ini menggantikan Benediktus XVI sebagai pemimpin 1,2 miliar umat Katolik se-dunia. Paus yang baru terpilih ini merupakan Paus ke-266 dalam 2.000 tahun sejarah Gereja Katolik.

Puluhan ribu umat Katolik di Lapangan St Petrus bersorak saat lonceng Basilika St Petrus berdentang setelah 115 kardinal melakukan pertemuan di konklaf Vatikan yang mengisyaratkan jika keputusan mereka begitu penting. Mereka meneriakkan "Habemus Papam!" ("Kami Memiliki Paus!") sambil melambaikan bendera dari seluruh dunia.

Konklaf untuk memilih paus baru digelar sejak Selasa (12/3) menyusul pengunduran diri Paus Benediktus XVI pada 28 Februari 2013 lalu. Pemungutan suara perdana belum mendapatkan minimal 77 suara dukungan untuk satu kandidat. Saat dilakukan dua pemungutan suara pada Rabu (13/3/2013), juga belum dihasilkan sebuah keputusan. Hingga pada pemungutan suara keempat, Rabu (13/3/2013) petang, keputusan penting dihasilkan.

Vatikan mengatakan kardinal yang dicalonkan untuk menjadi paus berikutnya akan pensiun ke "Room of Tears" di samping Kapel Sistina untuk mengenakan jubah kepausan dan kemudian berdoa di Kapel Pauline sebelum berbicara di Lapangan Santo Petrus.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rmd/rmd)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%