Rabu, 13/03/2013 16:04 WIB

ICW Nilai Pengadilan Tipikor Belum Berikan Efek Jera Bagi Koruptor

Salmah Muslimah - detikNews
ilustrasi (ari saputra/detikcom)
Jakarta - LSM Indonesia Corruption Watch (ICW) menyampaikan hasil eksaminasi kinerja 2 tahun pengadilan Tipikor di Jakarta. Menurut ICW hukuman yang dijatuhkan kepada para koruptor belum memberikan efek jera.

"Penjatuhan pidana penjara bagi koruptor masih tergolong rendah dan belum memberikan efek jera," kata aktivis ICW, Emerson Yuntho.

Hal tersebut disampaikan Emerson dalam diskusi bertajuk 'Diskusi Publik dan Penyampaian Hasil Eksaminasi Evaluasi Kinerja 2 Tahun Pengadilan Tipikor di Jakarta' di Hotel Haris, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (13/3/2013).

Menurutnya trend vonis bebas pidana koruptor memang berkurang, namun vonis hukuman minimal atau ringan meningkat. Penegak hukum juga dirasa belum optimal dalam memiskinkan koruptor.

"Hanya menjerat pelaku bukan keluarga. Padahal dalam kegiatan melakukan korupsi itu terkadang melibatkan keluarga," ujar Emerson.

Emerson juga menilai hakim tipikor tidak terlalu mendalami anotomi kasus. Menurutnya apa dilakukan hakim hanya sekedar menulis ulang pertimbangan hukum dalam menjatuhkan vonis.

"Hakim terkesan copy paste saja dalam uraian pertimbangan hukumnya. Sehingga tidak ditemukan pendapat atau pertimbangan yang baru selain dari apa yang disajikan oleh jaksa," beber Emerson.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(slm/asp)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%
MustRead close