Detik.com News
Detik.com
Rabu, 13/03/2013 15:19 WIB

Berhubungan dengan Gadis, Tentara Pakistan Dilempari Batu Hingga Tewas

Rita Uli Hutapea - detikNews
Islamabad, - Seorang tentara Pakistan dilempari batu hingga tewas karena diduga menjalin hubungan gelap dengan seorang gadis remaja. Hukuman rajam itu dijatuhkan dewan suku di kota Parachinar, dekat perbatasan Afghanistan di distrik Kurram.

Dewan suku setempat memerintahkan hukuman mati tersebut atas Anwar-ud Din yang berumur sekitar 25 tahun. Gara-garanya, tentara itu menjalin "hubungan terlarang" dengan seorang gadis lokal.

"Ada sekitar 40 sampai 50 orang yang melempari pria itu dengan batu sampai dia tewas berlumuran darah," ujar seorang warga setempat seperti dikutip kantor berita AFP, Rabu (13/3/2013).

Din dituduh berhubungan dengan seorang gadis berumur 18 tahun dan diam-diam kerap menemuinya. Namun kedua insan itu kedapatan tengah berduaan pada Minggu, 10 Maret lalu di sebuah pekuburan.

Din mengaku dirinya telah tiga kali menemui gadis itu sebelumnya. Hukuman rajam pun dilaksanakan pada Selasa, 12 Maret waktu setempat di areal pemakaman tempat sejoli itu ditemukan sedang berduaan. Tidak jelas bagaimana nasib sang gadis. Namun rumornya, wanita muda itu juga dihukum mati.

Hubungan antara pria dan wanita tanpa persetujuan keluarga dianggap sebagai hal yang tak bermoral oleh banyak kalangan di Pakistan. Khususnya di daerah-daerah kesukuan Pakistan di mana militan-militan Taliban dan Al-Qaeda banyak bermarkas. Ratusan orang tewas dibunuh di Pakistan setiap tahunnya demi alasan mempertahankan "kehormatan keluarga". Namun hukuman rajam terbilang langka di Pakistan.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ita/nwk)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%