Detik.com News
Detik.com

Rabu, 13/03/2013 10:24 WIB

Kakorlantas Irjen Pudji Diperiksa KPK Terkait Pencucian Uang Irjen Djoko

Rina Atriana - detikNews
Kakorlantas Irjen Pudji Diperiksa KPK Terkait Pencucian Uang Irjen Djoko
Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pudji Hartanto mendatangi kantor KPK. Dia diperiksa sebagai saksi untuk kasus pencucian uang yang dilakukan oleh mantan Kakorlantas Irjen Djoko Susilo.

Pudji datang ke kantor KPK pukul 10.10 WIB, Rabu (13/3/2013). Mengenakan baju dinas kepolisian, Puji datang didampingi satu orang koleganya.

Namun Pudji menolak berkomentar mengenai kedatangannya hari ini. Dia hanya berlalu masuk ke dalam ruang steril yang ada di halaman lantai satu KPK.

Pihak KPK menyatakan hari ini Puji diperiksa sebagai saksi untuk Irjen Djoko. "Terkait dugaan TPPU dengan tersangka DS," ujar Kabag Pemberitaan Priharsa kika dikonfirmasi.

Puji merupakan pengganti Irjen Djoko Susilo sebagai orang nomor satu di Korlantas. Setela kasus simulator yang menyeret Djoko mengemuka, Puji menggugat KPK terkait penggeledahan yang dilakukan di markas Korlantas.






Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fjr/mad)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%