detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 02:06 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 13/03/2013 02:40 WIB

Asap Hitam Tandai Berakhirnya Putaran Pertama Pemilihan Paus

Rini Friastuti - detikNews
papal conclave/afp
Vatikan - Asap hitam pertama mengepul dari cerobong asap Kapel Sistine yang menandakan pemilihan pertama pengganti paus telah dilakukan. Putaran kedua pemilihan Paus akan kembali dilakukan pada pukul 22.00 waktu Vatikan karena paus baru belum terpilih.

115 kardinal dari seluruh dunia memulai konklaf di Vatikan untuk memilih seorang paus baru setelah dunia dikejutkan dengan pengunduran diri Paus Benediktus XVI. Di bawah sumpah yang dijaga ketat kerahasiaannya, para kardinal pemilih memasuki Kapel Sistina dan pemilihan ini dimulai dengan prosesi upacara dan ritual nyanyian. Sebelumnya, hari ini mereka telah berdoa pada misa khusus di Basilika Santo Petrus, bersama dengan ribuan peziarah yang datang dari seluruh dunia.

Seperti dikutip dari AFP, Rabu (13/3/2013), walaupun cuaca buruk melanda Vatikan, ribuan peziarah tetap setia menunggu prosesi pemilihan paus baru dengan berlindung di barisan tiang Bernini dari serangan hujan deras yang kadang disertai hujan es.

Para kardinal akan tinggal di kapel untuk menyepakati kandidat yang tepat, yang biasanya dapat berlangsung hingga beberapa hari. Sementara para masyarakat dan peziarah Vatikan menunggu dengan penuh semangat untuk melihat tanda-tanda berupa kepulan asap putih dari cerobong kapel khusus dipasang untuk memberitahukan pada dunia bahwa Paus baru telah terpilih.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(trq/trq)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close