Detik.com News
Detik.com
Rabu, 13/03/2013 02:40 WIB

Asap Hitam Tandai Berakhirnya Putaran Pertama Pemilihan Paus

Rini Friastuti - detikNews
Asap Hitam Tandai Berakhirnya Putaran Pertama Pemilihan Paus papal conclave/afp
Vatikan - Asap hitam pertama mengepul dari cerobong asap Kapel Sistine yang menandakan pemilihan pertama pengganti paus telah dilakukan. Putaran kedua pemilihan Paus akan kembali dilakukan pada pukul 22.00 waktu Vatikan karena paus baru belum terpilih.

115 kardinal dari seluruh dunia memulai konklaf di Vatikan untuk memilih seorang paus baru setelah dunia dikejutkan dengan pengunduran diri Paus Benediktus XVI. Di bawah sumpah yang dijaga ketat kerahasiaannya, para kardinal pemilih memasuki Kapel Sistina dan pemilihan ini dimulai dengan prosesi upacara dan ritual nyanyian. Sebelumnya, hari ini mereka telah berdoa pada misa khusus di Basilika Santo Petrus, bersama dengan ribuan peziarah yang datang dari seluruh dunia.

Seperti dikutip dari AFP, Rabu (13/3/2013), walaupun cuaca buruk melanda Vatikan, ribuan peziarah tetap setia menunggu prosesi pemilihan paus baru dengan berlindung di barisan tiang Bernini dari serangan hujan deras yang kadang disertai hujan es.

Para kardinal akan tinggal di kapel untuk menyepakati kandidat yang tepat, yang biasanya dapat berlangsung hingga beberapa hari. Sementara para masyarakat dan peziarah Vatikan menunggu dengan penuh semangat untuk melihat tanda-tanda berupa kepulan asap putih dari cerobong kapel khusus dipasang untuk memberitahukan pada dunia bahwa Paus baru telah terpilih.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(trq/trq)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%