Senin, 11/03/2013 06:20 WIB
Posting Video Mesum ke Internet, Artis Remaja Filipina Ditangkap
Artis yang dikenal sebagai Arno Morales dalam perannya tersebut bernama Arno Fucs (20). Dirinya ditangkap oleh kepolisian Filipina berdasarkan surat perintah penangkapan yang dikeluarkan hakim pengadilan Pasig City, Cesar Sulit. Arno dianggap melanggar Undang-undang anti pornogafi melalui Foto dan Video dan undang-undang tentang kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak.
Kepada wartawan Arno mengaku mengambil video tersebut atas keinginan bersama. Jadi dirinya menolak jika dirinyalah yanng membocorkan video tersebut ke internet.
"Handphone Blackberry saya hilang pada sebuah pesta di bulan Januari lalu. Jadi siapapun pelakunya ya yang menemukan HP tersebut," ujar Fucs seperti yang dilangsir asiaone, Sabtu (9/3/2013).
Saat dipertemukan bersama dan ditemani keluarga masing-masing, mantan pacarnya yang merupakan seorang mahasiswi berumur 17 tahun itu mengatakan Fucs merupakan pacarnya selama 3 tahun dan telah putus pada bulan Januari.
"Dia tidak punya hak melakukan ini kepadaku. kita sudah lama bersama, kenapa dia melakukan ini kepadaku. Aku ingin dia dihukum atas perbuatannya," ujar mantan kekasihnya itu kepada wartawan.
Dirinya pun mengaku dipaksa berhenti dari universitas tempat dia belajar karena pihak sekolah telah menerima salinan dari video yang memalukan itu melalui email.
"Email tersebut dikirim dari akun yang passwordnya hanya diketahui oleh dia dan Fucs saat itu," ujarnya.
Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV
(spt/mpr)
Baca Juga
Twitter Recommendation
-
Harga BBM Naik, Tarif Angkutan DKI Diusulkan Naik 30 %
578 share this. -
Demo Hingga Tengah Malam, Mahasiswa Bentrok dengan Polisi
562 share this. -
Siap-siap! Hari Ini Air PAM di Depok Bakal Mati 4 Jam
524 share this. -
Pertama di Indonesia! Pemakai Diampuni karena Ungkap Mafia Narkoba
487 share this. -
WNI di Eropa Juga Keluhkan Keamanan Bagasi di Bandara Soetta
310 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 19/06/2013 10:03 WIB
Keji! Ibu dan Anak Dijadikan Budak Selama 2 Tahun di Amerika
-
Rabu, 19/06/2013 09:43 WIB
4 Tentara AS Tewas Akibat Serangan Roket di Afghanistan
-
Rabu, 19/06/2013 02:29 WIB
Bom Saat Prosesi Pemakaman di Pakistan, 27 Orang Tewas
-
Selasa, 18/06/2013 19:13 WIB
Diajak Foto Turis China, Lumba-lumba Terdampar Mati Mengenaskan
-
Selasa, 18/06/2013 19:02 WIB
2 Bom Bunuh Diri Tewaskan 31 Orang di Irak
-
Rabu, 19/06/2013 10:00 WIB
Keji! Ibu dan Anak Dijadikan Budak Selama 2 Tahun di Amerika
-
Rabu, 19/06/2013 10:33 WIB
Prananda Si 'Soekarno Kecil' Memilih Tak Nyaleg
-
Rabu, 19/06/2013 09:03 WIB
"Si Pitung" Kali Pesanggrahan: Jokowi Harus Belajar Sama Gua
-
Rabu, 19/06/2013 10:12 WIB
Ini Tips Kapolres Bandara Cegah Pencurian Barang di Bagasi
-
Rabu, 19/06/2013 09:19 WIB
Tokoh Senior PAN AM Luthfi Meninggal Dunia
-
Rabu, 19/06/2013 09:25 WIB
3 Gaya Unik Jokowi di HUT Jakarta
-
Rabu, 19/06/2013 08:22 WIB
Kalah di Parlemen, PDIP Gelar Aksi Tolak Kenaikan Harga BBM Hari Ini
-
Rabu, 19/06/2013 10:44 WIB
Tifatul Dorong Evaluasi Internal, Nasir: Tak Ada Pendongkelan Anis Matta
-
427 Komentar
-
358 Komentar
-
291 Komentar
-
258 Komentar
-
228 Komentar
-
209 Komentar
-
197 Komentar
-
196 Komentar
-
Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra
Index »
Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Rabu, 19/06/2013 08:24 WIB
Kebakaran Lahan, Pekanbaru Pagi Ini Diselimuti Asap
-
Rabu, 19/06/2013 08:22 WIB
Kalah di Parlemen, PDIP Gelar Aksi Tolak Kenaikan Harga BBM Hari Ini
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer



_10.gif)





_5.gif)






_4.gif)
Mudik selalu dirindukan bagi setiap perantau. Tak terkecuali bagi Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso. Beliau curhat tentang dirinya yang tidak pernah mudik dan susahnya mengatur pemudik.
Giatnya Pemerintah memperjuangkan munculnya regulasi (Peraturan Menteri Perindustrian) tentang Low Cost and Green Car (LCGC) bersama-sama DPR-RI membuktikan bahwa Pemerintah sekarang tidak pro angkutan umum.

