detikcom
Senin, 11/03/2013 00:02 WIB

Polisi Bebaskan Kapal Nelayan dari Perompak Bersenjata di Aceh

Feri Fernandes - detikNews
Aceh, - Tim Polres Aceh Timur, Provinsi Aceh berhasil membebaskan kapal nelayan asal Pangkalan Susu, Brandan, Provinsi Sumatera Utara yang di sandera oleh sekelompok pria bersenjata api di perairan Aceh Timur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun detikcom, kapal nelayan itu ditemukan polisi di kawasan hutan bakau, Desa Kuala Beukah, Kecamatan Perlak Timur, Kabupaten Aceh Timur, Minggu (10/3/2013) pagi sekitar pukul 04.30 WIB.

Selain menyelamatkan kapal nelayan tersebut, polisi juga berhasil menyelamatkan satu awak kapal bernama Nasruddin (30) asal Pangkalan Susu, Kabupaten Brandan, Sumatera Utara.

“Iya mas ada kita amankan seorang nelayan asal Sumatera yang berhasil bebas dari sekapan sejumlah pria diduga mengunakan senjata api di perairan Aceh Timur,” kata Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, AKP Agus Nandar saat dihubungi detikcom, Minggu (10/3/2013) malam.

Agus menuturkan, terungkapnya kasus itu berawal dari salah seorang awak kapal yang berhasil lolos dari sekapan komplotan perompakan pada Minggu (10/3) dini hari. Kemudian tim yang berjumlah 30 personil itu langsung dipimpin oleh Kapolres Aceh Timur, AKBP Muhajir.

“Setelah kita lakukan penyisiran terhadap pelaku, akhirnya minggu (10/3) subuh tadi tim berhasil menemukan kapal nelayan itu dikawasan Kuala Beukah Kecamatan Perlak Timur” ujarnya.

Saat ditemukan kapal nelayan tersebut, polisi tidak menemukan pria bersenjata. “Yang jelas sampai malam ini kita masih mengejar pelaku perompakan itu dengan menyisir hutan bakau Kuala beukah dan perairan Aceh Timur ” paparnya.

Ia menambahkan, pihaknya belum dapat mengambil keterangan secara detail terhadap korban yang berhasil meloloskan dari pelaku perompakan tersebut.

“Kondisi korban saat ini masih lemah dan masih kita amankan di Mapolres,“ tutupnya.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(mpr/mpr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
46%
Kontra
54%