detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 09:08 , Sumber : Radio Republik Indonesia

Senin, 11/03/2013 00:02 WIB

Polisi Bebaskan Kapal Nelayan dari Perompak Bersenjata di Aceh

Feri Fernandes - detikNews
Aceh, - Tim Polres Aceh Timur, Provinsi Aceh berhasil membebaskan kapal nelayan asal Pangkalan Susu, Brandan, Provinsi Sumatera Utara yang di sandera oleh sekelompok pria bersenjata api di perairan Aceh Timur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun detikcom, kapal nelayan itu ditemukan polisi di kawasan hutan bakau, Desa Kuala Beukah, Kecamatan Perlak Timur, Kabupaten Aceh Timur, Minggu (10/3/2013) pagi sekitar pukul 04.30 WIB.

Selain menyelamatkan kapal nelayan tersebut, polisi juga berhasil menyelamatkan satu awak kapal bernama Nasruddin (30) asal Pangkalan Susu, Kabupaten Brandan, Sumatera Utara.

“Iya mas ada kita amankan seorang nelayan asal Sumatera yang berhasil bebas dari sekapan sejumlah pria diduga mengunakan senjata api di perairan Aceh Timur,” kata Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, AKP Agus Nandar saat dihubungi detikcom, Minggu (10/3/2013) malam.

Agus menuturkan, terungkapnya kasus itu berawal dari salah seorang awak kapal yang berhasil lolos dari sekapan komplotan perompakan pada Minggu (10/3) dini hari. Kemudian tim yang berjumlah 30 personil itu langsung dipimpin oleh Kapolres Aceh Timur, AKBP Muhajir.

“Setelah kita lakukan penyisiran terhadap pelaku, akhirnya minggu (10/3) subuh tadi tim berhasil menemukan kapal nelayan itu dikawasan Kuala Beukah Kecamatan Perlak Timur” ujarnya.

Saat ditemukan kapal nelayan tersebut, polisi tidak menemukan pria bersenjata. “Yang jelas sampai malam ini kita masih mengejar pelaku perompakan itu dengan menyisir hutan bakau Kuala beukah dan perairan Aceh Timur ” paparnya.

Ia menambahkan, pihaknya belum dapat mengambil keterangan secara detail terhadap korban yang berhasil meloloskan dari pelaku perompakan tersebut.

“Kondisi korban saat ini masih lemah dan masih kita amankan di Mapolres,“ tutupnya.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(mpr/mpr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%