detikcom
Minggu, 10/03/2013 19:11 WIB

Bersiap Konklaf Pilih Paus, Cerobong Asap Dipasang di Kapel Sistine

Nograhany Widhi K - detikNews
(Foto: Getty Image)
Vatikan City - 115 Uskup dari seluruh dunia sudah berdatangan ke Vatikan. Mereka bersiap akan memilih paus baru pengganti Paus Benediktus XVI yang mengundurkan diri. Cerobong asap pun dipasang di atas Kapel Sistine.

Cerobong asap ini penting karena kesepakatan para kardinal untuk memilih paus baru itu akan dikabarkan melalui asap pada cerobong ini, hitam bila belum sepakat dan putih bila sudah sepakat, demikian seperti dilansir dari CNN dan ABC, Minggu (10/3/2013).

Pemasangan cerobong asap ini sudah tampak di atas Kapel Sistine, dilakukan oleh beberapa petugas pemadam kebakaran. Foto resmi yang dilansir Vatikan juga menggambarkan ada 2 perapian yang dipasang di dalam kapel itu. Satu untuk membakar surat suara para uskup dan satu lagi untuk mengirimkan sinyal kepada publik apakah paus baru telah terpilih atau belum.

Bila belum terpilih, ada bahan kimia yang ditambahkan pada perapian agar asap yang keluar berwarna hitam. Bila asap putih berarti paus sudah terpilih.

"Bila asap dikeluarkan setelah hari gelap, ada lampu sorot yang akan ditujukan ke arah cerobong asap itu agar tetap dapat bisa dilihat," kata juru bicara Vatikan, Pastor Frederico Lombardi.

Perapian dan asap itu akan diuji coba dulu sebelum digunakan saat konklaf, imbuh Lombardi.

Konklaf rencananya akan digelar pada Selasa (12/3/2013), di mana para kardinal akan diisolasi dari dunia luar untuk memilih paus. Para kardinal sudah bertemu sejak Sabtu kemarin dan memulai rangkaian dengan Sidang Kongregasi.

Sementara Uskup Prancis Kardinal Andre Vingt-Trois mengatakan setidaknya ada setengah lusin kandidat kuat yang digadang-gadang menjadi paus. Nama-nama yang sering disebut menjadi kandidat kuat adalah Uskup Italia Kardinal Angelo Scola, Uskup Kanada Marc Ouellet, Uskup Brasil Odilo Scherer. Kemudian juga Uskup Hungaria Peter Erdo, Uskup Meksiko Jose Francisco Robles Ortega, Uskup Austria Christoph Schoenborn dan Uskup Sri Lanka Albert Malcolm Ranjith.

Tradisi berabad-abad ini akan disaksikan publik dari seluruh dunia dan warga yang akan berkumpul di lapangan Basilika Saint Petrus.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(nwk/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%