Detik.com News
Detik.com
Minggu, 10/03/2013 07:41 WIB

Hendak Putar Balik, Kijang LGX Malah Nyemplung di Sungai di Bintaro

Ari Saputra - detikNews
Hendak Putar Balik, Kijang LGX Malah Nyemplung di Sungai di Bintaro
Jakarta - Nasib malang menimpa pengemudi Kijang LGX B 8718 UIC dan dua penumpangnya. Maksud hati, ingin putar balik, mobil malah nyemplung masuk ke dalam sungai.

Kejadian itu terjadi di depan driving range Discovery Bintaro Jaya, Minggu (10/3/2013). Kijang tersebut awalnya hendak putar balik.

Laju kendaraan sudah menurun, badan mobil juga sudah berputar dalam posisi putar balik. Namun ketika posisi roda depan belum sepenuhnya lurus, gas mobil tersebut sudah menghentak. Alhasil, mobil itu pun masuk ke dalam sungai yang dalamnya 3 meter.

Sontak, kejadian ini mengagetkan warga di sekitar lokasi yang tengah melakukan aktivitas lari pagi. Warga pun segera mengerubuti lokasi kejadian dan memberikan pertolongan.

Pengemudi, seorang pria dan ayahnya tidak mendapatkan luka serius. Namun sang istri yang berada di samping kemudi, mendapatkan luka cukup parah di wajah.

Tiga korban lantas dibawa ke RS Primer Bintaro. Sementara mobil yang terperosok masih berada di dasar sungai.



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(fjr/fjr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%