Sabtu, 09/03/2013 08:07 WIB

Komjen Nanan Tepis Gonjang Ganjing Aliran Dana Simulator SIM

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Wakapolri Komjen Nanan Sukarna menepis kabar gonjang ganjing aliran dana Simulator SIM. Kabar soal aliran dana itu memang sempat menyambar Nanan. Hal itu terkait posisi Nanan sebagai Irwasum. Dia pernah memeriksa pengerjaan proyek ini.

Sebagai Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum), jenderal bintang tiga itu memang pernah memeriksa proyek yang belakangan diketahui bermasalah ini. Menjawab isu miring itu, Nanan menegaskankan dirinya clear.

"Kalau saya bilang tidak terima, nanti kagak percaya. Perlu diselidiki agar clear siapa yang memberikan kapan dan di mana kepada siapa," jelas Nanan saat berbincang, Jumat (9/3/2013) malam.

Nanan pun akhirnya menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke KPK. Dia yakin KPK bekerja dengan profesional. "Kita serahkan kepada KPK untuk menyidiknya profesional," tuntasnya.

Nanan diperiksa selama 8 jam di KPK pada Rabu (6/3). Nanan dalam keterangannya usai diperiksa mengaku hanya memperjelas bahwa institusi mempunyai tugas untuk bisa meyakinkan apakah tugas pre-audit membuat tanda tangan itu sesuai dengan temuan.

"Jadi pre-audit dan gelar perkara itu adalah untuk meyakinkan PA (pengguna anggaran) sebelum tanda tangan," jelas Nanan.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(ahy/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Cegah Titipan Proyek, Ahok Minta Rapat dengan DPRD Direkam ke Youtube

PPATK mengungkapkan salah satu modus korupsi di kalangan penyelenggara negara adalah oknum DPRD yang menitipkan proyek-proyek saat pembahasan anggaran dengan Bappeda. Gubernur DKI Ahok ingin bila rapat bersama DPRD direkam dan di-upload ke youtube. Bila DPRD tak mau, maka lebih baik tak usah rapat anggaran. Bila Anda setuju dengan Ahok, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%