detikcom

Sabtu, 09/03/2013 00:37 WIB

Ini Pemicu Keributan di Kembangan Versi Pihak Hercules

M Iqbal - detikNews
Halaman 1 dari 2
(foto: septiana-detikNews)
Jakarta - Hercules dan 50 anak buahnya diamankan Tim Resmob Polda Metro Jaya karena diduga melakukan pemerasan di kawasan Perumahan Kebon Jeruk Indah (KJI) II Srengseng, Jakbar. Pengacara Hercules, Joao Meco, menuturkan bahwa pemicu keributan adalah jalan warga yang ditutup oleh pengembang.

"Ini masalah Hercules dengan pengembang yang menggunakan polisi. Dulu sebelum apartemen itu dibangun ada jalan menuju rumah Hercules. Itu di mulut jalan, jalannya ditutup. Jadi kalau lewati gang itu mereka harus angkat (portal)," kata pengacara Hercules Joao Meco, di Mapolda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jaksel, Jumat (8/3/2013).

Nah, menurutnya, jalan yang ditutup itulah yang menjadi pemicunya. Rumah Hercules sendiri berada dekat dengan ruko yang sedang dibangun. Selain Hercules, tentu jalan yang ditutup itu juga dilalui oleh masyarakat sekitar.

"Tiba-tiba polisi bilang ada masyarakat yang lapor terjadi pemerasan di sana. Mereka lalu apel di sana. Kata Hercules silakan apel," ungkapnya.

Namun, masalah lain muncul saat Hercules mengetahui bahwa ternyata yang melaporkan ke polisi tentang adanya pemerasan adalah pihak pengembang, yang tak lain pihak yang telah menutup jalan yang dilalui masyarakat.

"(Saat apel polisi) tiba-tiba pengembang ini Bu Sandra muncul dengan mobil membawa 100 nasi bungkus untuk dibagikan ke polisi. Hercules bilang, 'oh berarti anda yang lapor polisi," kata Joao Meco menuturkan perkataan Hercules.

"Hercules kesal karena rupanya yang lapor dan bilang ke polisi ada pemerasan itu ibu Sandra. Kata Hercules kenapa you tidak kasih tahu saya," lanjutnya.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(iqb/ahy)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%