detikcom
Jumat, 08/03/2013 16:26 WIB

Hadir di Rapimnas, Krisdayanti dan Meriam Bellina Jadi Srikandi Hanura

Nur Khafifah - detikNews
Jakarta - Organisasi sayap Hanura yang berisikan pengurus perempuan, Srikandi Hanura, hari ini menggelar Rapimnas pertamanya di Hotel Royal Kuningan, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Ada dua artis senior yang mengikuti Rapimnas ini sebagai pengurus, yaitu Krisdayanti dan Meriam Bellina.

Pembukaan Rapimas itu digelar di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Jumat (8/3/2013) pukul 15.30 WIB. Selain 460 pengurus Srikandi yang diketuai oleh Miryam S Hariyani, pembukaan Rapimnas ini dihadiri oleh Ketua Umum Hanura Wiranto, Ketua Dewan Pertimbangan Hanura Hary Tanoesoedibjo dan istrinya yang menjadi Ketua Dewan Pertimbangan Srikandi Hanura Liliana Tanoesoedibjo.

Dua artis senior, penyanyi Krisdayanti dan aktris Meriam Bellina, terlihat mondar-mandir di acara itu. Mereka memakai seragam yang sama dengan peserta rapimnas lain, yaitu kemeja berwarna oranye dan hitam.

Krisdayanti memang telah cukup lama bergabung sebagai pengurus Hanura. Namun memang belum jelas apakah pelantun lagu Menghitung Hari itu akan maju sebagai caleg. Sedangkan Meriam Bellina baru dalam Rapimnas ini saja diidentifikasi sebagai kader Hanura.

Dalam sambutannya, Ketum Srikandi Hanura Miryam S Hariyani meminta Wiranto agar memberi porsi pencalegan yang proporsional kepada caleg perempuan. Miryam ingin kader perempuan mendapat prioritas dalam daftar caleg.

"Srikandi Hanura akan mencoba menyampaikan kepada Ketua Umum Partai Hanura agar kader potensial Srikandi di seluruh tingkatan mendapat tempat utama dalam nomor pencalegan di semua tingkatan, setidaknya dalam nomor 1, 2, dan 3. Walaupun sistem pemilu saat ini dengan suara terbanyak," ujar Miryam.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(trq/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%