detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 11:22 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 08/03/2013 16:26 WIB

Hadir di Rapimnas, Krisdayanti dan Meriam Bellina Jadi Srikandi Hanura

Nur Khafifah - detikNews
Jakarta - Organisasi sayap Hanura yang berisikan pengurus perempuan, Srikandi Hanura, hari ini menggelar Rapimnas pertamanya di Hotel Royal Kuningan, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Ada dua artis senior yang mengikuti Rapimnas ini sebagai pengurus, yaitu Krisdayanti dan Meriam Bellina.

Pembukaan Rapimas itu digelar di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Jumat (8/3/2013) pukul 15.30 WIB. Selain 460 pengurus Srikandi yang diketuai oleh Miryam S Hariyani, pembukaan Rapimnas ini dihadiri oleh Ketua Umum Hanura Wiranto, Ketua Dewan Pertimbangan Hanura Hary Tanoesoedibjo dan istrinya yang menjadi Ketua Dewan Pertimbangan Srikandi Hanura Liliana Tanoesoedibjo.

Dua artis senior, penyanyi Krisdayanti dan aktris Meriam Bellina, terlihat mondar-mandir di acara itu. Mereka memakai seragam yang sama dengan peserta rapimnas lain, yaitu kemeja berwarna oranye dan hitam.

Krisdayanti memang telah cukup lama bergabung sebagai pengurus Hanura. Namun memang belum jelas apakah pelantun lagu Menghitung Hari itu akan maju sebagai caleg. Sedangkan Meriam Bellina baru dalam Rapimnas ini saja diidentifikasi sebagai kader Hanura.

Dalam sambutannya, Ketum Srikandi Hanura Miryam S Hariyani meminta Wiranto agar memberi porsi pencalegan yang proporsional kepada caleg perempuan. Miryam ingin kader perempuan mendapat prioritas dalam daftar caleg.

"Srikandi Hanura akan mencoba menyampaikan kepada Ketua Umum Partai Hanura agar kader potensial Srikandi di seluruh tingkatan mendapat tempat utama dalam nomor pencalegan di semua tingkatan, setidaknya dalam nomor 1, 2, dan 3. Walaupun sistem pemilu saat ini dengan suara terbanyak," ujar Miryam.



Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(trq/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%