detikcom
Jumat, 08/03/2013 13:42 WIB

Hari ke-144 Jokowi

Ahok: Ada Teman Bilang Hati-hati, Kalau Galak Nanti Dibunuh Orang

Danu Damarjati - detikNews
Jakarta - Wagub DKI Basuki T Purnama memasrahkan diri untuk bekerja demi rakyat. Dia tidak memungkiri aksinya membenahi birokrasi mengundang bahaya. Teman-temannya pun sampai ada yang menasihati agar dia berhati-hati.

"Saya berani karena banyak teman-teman yang nguatin. Ada juga teman yang bilang, hati-hati loh jangan macam-macam, lu galak-galak dibunuh orang," kata Wagub yang akrab disapa Ahok ini menjawab pertanyaan wartawan soal ancaman kepada dia. Ahok menyampaikan itu saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jumat (8/3/2013).

Ahok terkenal tegas. Bisa dilihat di tayangan di youtube kala dia mencak-mencak melihat sesuatu yang tak wajar. Misalnya saja soal anggaran di dinas atau kerja yang tak benar.

"Ada teman yang lebih tua bilangin ke saya, kamu nggak usah takut, semua orang pasti mati kan? Kalau lu mati sekarang kan nama lu sudah ngetop, lu mati karena bela rakyat. Lu dibunuh lu sudah untung," cerita Ahok.

Beberapa waktu lalu sempat beredar kabar Ahok menerima ancaman pembunuhan. Ancaman terkait langkah Ahok di Rusun Marunda. Tapi Ahok membantahnya. Dia menuturkan, sejak awal dia sudah bertekad melakukan perbaikan.

"Kalau masih hidup, kita buatlah untuk nolong rakyat, toh semua orang mati. Kalau mati dapat nama, dikenang gara-gara membela rakyat," urainya.

"Saya sudah lewat ketakutannya, sudah pasrahlah. Kalau saya takut mati, tidak memungkin hidup lebih lama, sudah dihitung takdir, ya sama," tambahnya.


Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(ndr/nrl)




Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%