detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 15:48 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 07/03/2013 21:09 WIB

Penyerangan TNI ke Mapolres OKU, 70 Motor dan 10 Mobil Terbakar

Taufik Wijaya - detikNews
Palembang - Penyerbuan massa yang dilakukan oleh anggota TNI ke Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU) dan Mapolsek Martapura Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, menyebabkan kerugian cukup besar. 70 sepeda motor dan 10 mobil rusak terbakar.

“Kerugian yang cukup besar, serta (tapi, red) belum bisa saya identifikasi secara nominalnya. Yang jelas sekitar hampir 70 roda dua yang rusak terbakar, dan 9 roda empat mobil dinas, dan mobil warga, yang membutuhkan pelayanan di Mapolres OKU,” kata Kabid Humas Polda Sumsel AKBP R. Djarod P.H kepada wartawan di Mapolda Sumsel, Kamis (07/03/2013).

Selain itu, di Mapolsek Martapura OKU Timur, semua perangkat dari kantor itu hancur dan kaca-kaca dipecah sehingga tidak bisa melakukan kegiatan kemasyarakatan.

"Saat ini kita tetap memperbaiki dan memberikan pelayanan pada masyarakat, kondisi terakhir kondisi sudah kondusif,” katanya.

Sementara itu kondisi Mapolres OKU rusak parah, sekitar 90 persen bangunan hangus. Berhubung lokasi Mapolres OKU berada di sekitar rumah warga, maka pihak pemadam cepat melakukan pemadaman.

"Alhamdulillah rumah warga tidak terkena efek kebakaran,” ujarnya.



Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(tw/rvk)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%