detikcom
Kamis, 07/03/2013 20:58 WIB

Presiden SBY Minta Pelaku Penyerangan Mapolres OKU Ditindak Tegas

Mega Putra Ratya - detikNews
Budapest - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah mendapat laporan mengenai insiden penyerangan di Mapolres Ogan Komering Ulu, Sumsel. Presiden SBY meminta pelaku penyerangan tersebut ditindak tegas.

"Ya bapak presiden sudah menghubungi kapolri untuk segera melakukan investigasi dan penyelidikan serta menindak tegas pelaku yang telibat dalam insiden di mapolres itu pada hari ini," ujar Jubir Presiden Julian Aldrin Pasha di Budapest, Hungaria, Kamis (7/3/2013).

Presiden SBY pada pukul 06.00 waktu Budapest atau 12.00 WIB mendapat laporan dari Kapolri Jenderal Timur Pradopo melalui sambungan telepon. Presiden SBY memerintahkan kepada Kapolri untuk turun langsung ke lokasi untuk mengamankan situasi.

"Dan setelah itu berkoordinasi dengan kapolda sumsel dan Pangdam Sriwijaya untuk langsung menangani apa yang sesungguhnya terjadi di sana sehingga kondisi bisa terkendali dan teratasi dengan baik. Sejauh ini belum ada laporan lagi tapi tim dari Polri dan telah masuk ke lokasi," jelasnya.

Informasi yang dihimpun detikcom, Presiden SBY akan menggelar jumpa pers di Hotel Four Season, Budapest pada pukul 16.00 waktu Budapest atau 22.00 WIB. Jumpa pers tersebut terkait isu terkini diantaranya adalah insiden penyerangan yang terjadi di Mapolres OKU.



Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(mpr/rvk)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
    Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
    Gb Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%