detikcom
Kamis, 07/03/2013 14:28 WIB

Kapolsek Martapura Luka Parah Akibat Bentrok TNI vs Polri di Sumsel

Andri Haryanto - detikNews
Mapolres OKU yang dibakar oknum prajurit TNI.
Jakarta - Empat orang mengalami luka dalam bentrok yang terjadi antara oknum prajurit TNI dengan Polri di Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan (Sumsel). Salah satu korban yang terluka parah adalah Kapolsek Martapura akibat tertusuk sangkur oknum prajurit TNI.

"Empat orang terluka dan dua luka parah, belum ada yang meninggal. Kapolsek (Martapura) kritis, luka karena ditusuk," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Suhardi Alius, dalam jumpa pers di Gedung Divisi Humas, Jl Senjaya, Jakarta Selatan, Kamis (7/3/2013).

Menurut Suhardi, pihaknya masih melakukan inventarisir korban lainnya. Pada saat ini, Kapolsek diterbangkan ke RS Bhayangkara di Palembang untuk mendapatkan perawatan intensif.

Suhardi menambahkan, usai melakukan perusakan ke Mapolres OKU, hampir seratus oknum prajurit TNI AD berseragam hendak kembali ke markas kesatuan. Selain mapolres, amuk oknum TNI juga merusak dua pos polisi, satu markas sub-sektor, dan beberapa mobil dinas.

"Saat perjalanan pulang, mereka melintas Mapolsek Martapura, kemudian terjadi pengeroyokan. Kejadian berlangsung cepat, mereka kembali ditarik pimpinannya," jelas Suhardi.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ahy/lh)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%