detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 20:54 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 07/03/2013 14:28 WIB

Kapolsek Martapura Luka Parah Akibat Bentrok TNI vs Polri di Sumsel

Andri Haryanto - detikNews
Mapolres OKU yang dibakar oknum prajurit TNI.
Jakarta - Empat orang mengalami luka dalam bentrok yang terjadi antara oknum prajurit TNI dengan Polri di Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan (Sumsel). Salah satu korban yang terluka parah adalah Kapolsek Martapura akibat tertusuk sangkur oknum prajurit TNI.

"Empat orang terluka dan dua luka parah, belum ada yang meninggal. Kapolsek (Martapura) kritis, luka karena ditusuk," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Suhardi Alius, dalam jumpa pers di Gedung Divisi Humas, Jl Senjaya, Jakarta Selatan, Kamis (7/3/2013).

Menurut Suhardi, pihaknya masih melakukan inventarisir korban lainnya. Pada saat ini, Kapolsek diterbangkan ke RS Bhayangkara di Palembang untuk mendapatkan perawatan intensif.

Suhardi menambahkan, usai melakukan perusakan ke Mapolres OKU, hampir seratus oknum prajurit TNI AD berseragam hendak kembali ke markas kesatuan. Selain mapolres, amuk oknum TNI juga merusak dua pos polisi, satu markas sub-sektor, dan beberapa mobil dinas.

"Saat perjalanan pulang, mereka melintas Mapolsek Martapura, kemudian terjadi pengeroyokan. Kejadian berlangsung cepat, mereka kembali ditarik pimpinannya," jelas Suhardi.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(ahy/lh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%