Kamis, 07/03/2013 02:49 WIB

3.942 TPS di Medan Siap Laksanakan Pilgub Sumut

Khairul Ikhwan - detikNews
Foto: Khairul Ikhwan
Jakarta - Sebanyak 3.942 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Medan telah siap untuk melaksanakan pemungutan suara dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Utara (Sumut) 2013.

Saat ini logistik Pilgub sudah berada di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan segera didistribusikan ke seluruh TPS sesuai waktu.

Wali Kota Medan Rahudman Harahap menyatakan, berdasarkan pemantauan dan peninjauan yang dilakukan, Rabu (6/3/2013), tidak ada kendala dalam pendistribusian logistik. Semua masih sesuai dengan rencana.

“Logistik Pemilukada yang kita tinjau telah sampai dan siap didistribusikan ke seluruh TPS. Begitu juga dengan kartu C6 yang digunakan untuk memilih, telah kita cek melalui kepala lingkungan dan kelurahan telah hampir selesai disalurkan,” kata Rahudman kepada wartawan di Medan.

Jika pun masih ada sejumlah warga yang belum mendapatkan kartu C6, kata Rahudman, umumnya warga yang bersangkutan sudah pindah dari wilayah tempat tinggal sebelumnya.

Secara umum Rahudman menilai animo warga menyambut Pilgub Sumut 2013 cukup tinggi. Terbukti dari sejumlah TPS yang dikunjungi, masyarakat tampak sangat antusias dan menyatakan siap untuk menyalurkan pilihan sesuai dengan hati nurani masing-masing dalam Pilgub yang berlangsung hari ini.

“Jadi kita berharap Kota Medan tetap aman dan kondusif,” harapnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rul/fdn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
90%
Kontra
10%