Selasa, 05/03/2013 23:04 WIB

Pilgub Jateng

Daftar Cagub, Sekda Jateng Hadi Prabowo Diusung 6 Parpol

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Pasangan Hadi Prabowo-Don Murdono mendaftar pilgub Jateng. (Angling/detikcom)
Semarang - Meskipun tidak memperoleh rekomendasi dari PDIP, incumbent Sekda Pemprov Jateng, Hadi Prabowo (HP) langsung diusung oleh enam partai politik yaitu PKS, PKB, PPP, Gerindra, Hanura, dan PKNU. Pasangan Hadi adalah Bupati Sumedang, Don Murdono.

Sekitar pukul 22.00 WIB, Selasa (5/3/2013), pasangan Hadi Prabowo-Don Murdono tiba di gedung KPU Jateng di Jalan Veteran, Semarang. Wakil Ketua DPD Gerindra Jateng Wasiman mengatakan kesulitan menentukan partai karena masing-masing partai memiliki usulan calon wakilnya sendiri. Padahal penutupan pendaftaran Pilgub dibatasi hingga pukul 24.00 WIB.

"Tadi sempat alot soal wakilnya," kata Wasiman kepada wartawan.

Pasangan Hadi Prabowo-Don Murdono diiringi oleh arak-arakan orang berpakaian merah muda bergaris. Di sebelah kiri kemeja terdapat tulisan HP Gubernurku.

Sebelumnya, pasangan Ganjar Pranowo dan Heru Sudjatmoko mendaftar ke KPU Jateng. Pasangan ini diusung oleh PDIP. Sementara pasangan Bibit Waluyo-Sudijono Sastroatmodjo yang diusung koalisi Partai Demokrat, Partai Golkar, dan PAN sudah mendaftar pada Senin (4/5/2013) kemarin.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(alg/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
65%
Kontra
35%