detikcom
Selasa, 05/03/2013 19:43 WIB

Mahdiana, Istri Kedua Irjen Djoko Dicegah KPK Sejak Kemarin

Gagah Wijoseno - detikNews
Mantan Kakorlantas Polri Irjen Djoko Susilo. (dok.detikcom)
Jakarta - KPK mencegah istri Irjen Djoko Susilo, Mahdiana. Perempuan ini yang dinikahi Djoko pada 2001 lalu ini dicegah KPK sejak Senin 4 Maret 2013.

"Iya, kami sudah terima Skep Dari KPK dengan No KEP-194/01/03/2013 tanggal 04 Maret 2013 pencegahan atas nama Mahdiana," kata Wamen Denny Indrayana saat dikonfirmasi, Selasa (5/3/2013).

Mahdiana dicegah selama 6 bulan. Dia merupakan salah satu istri Djoko. Sedang KPK sebelumnya juga sudah mencegah Dipta Anindita.

Mahdiana (37) dinikahi Djoko di Pasar Minggu pada 2001 lalu. KPK sudah menyita surat nikah dari KUA Pasar Minggu, Jaksel.

Djoko sudah ditetapkan KPK sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi Korlantas dan juga tindak pidana pencucian uang. KPK juga sudah menyita 12 rumah Djoko yang tersebar di Jakarta dan kota besar lainnya.



Disiksa dan Tidak Digaji Selam 15 Bulan, 2 PRT di Medan Kabur Dari Rumah Majikannya. Simak Selengkapnya di "Reportase Pagi Akhir Pekan", pukul 04.30 - 05.30 WIB Hanya di TransTV

(gah/ndr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    58%
    Kontra
    42%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000