detikcom
Selasa, 05/03/2013 14:08 WIB

Hari ke-141 Jokowi

Ini Tanggapan Jokowi tentang Uang Makan Ajudannya yang Rp 1,5 M

Salmah Muslimah - detikNews
(dok detikFoto)
Jakarta - APBD DKI Jakarta mengalokasikan uang makan ajudan Gubernur Jokowi sebesar Rp 1,5 miliar. Menanggapi hal itu, Jokowi mengaku tidak tahu.

"Ya nggak tahu. Kemarin ada yang tanya saya anggaran (pembuatan naskah) pidato Rp 500 juta. Lah wong saya pidato (tertulis) saja nggak pernah. Apa pernah saya pidato?" ujar Jokowi.

Jokowi mengimbau masyarakat mencermati anggaran-anggaran DKI di web resmi Pemprov DKI Jakarta sehingga nanti anggaran yang tidak wajar tidak akan digunakannya.

"Saya kan nggak mungkin hapal 57.000 item anggaran, oleh sebab itu pengawasannya di masyarakat. Dibuka di web, kan itu cara kita," lanjutnya.

Jokowi mengaku dirinya hanya mengetahui urusan makro, sementara hal-hal mendetail seperti anggaran pidato dan makan ajudan, dia tak mengetahuinya.

"Kayak urusan pidato saya nggak ngerti, ini masalahnya kebiasannya dari tahun ke tahun, dulu katanya ada anggaran Rp 1,2 miliar, lalu saya tanyakan pas ada suara itu. Terus dibilang, kan sudah separuhnya, Pak. Saya sepersepuluh, seperapatnya (seperempat-red) nggak apa-apa. Orang saya nggak pernah pidato juga. Paling setahun 2 kali itu pun harus dipaksa-paksa. Saya paling nggak seneng dan nggak bisa pidato," jelas Jokowi panjang lebar.




Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(sip/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%