detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 17:34 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 05/03/2013 08:36 WIB

9 Hakim Konstitusi Berpeluang Pimpin MK, Siapa Terkuat?

Andi Saputra - detikNews
Mahfud MD dan 8 hakim konstitusi (ari saputra/detikcom)
Jakarta - Masuknya Arief Hidayat ke Medan Merdeka Barat melengkapi kursi hakim konstitusi yang ditinggalkan Mahfud MD karena habis masa jabatan. Dengan lengkapnya kursi 9 orang pengawal konstitusi itu maka segera digelar pemilihan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) secara internal. Siapa paling berpeluang?

"Semua punya peluang menjadi MK 1, tinggal bagaimana di antara mereka memilih yang terbaik di antara mereka," kata pengamat hukum tata negara, Dr Irmanputra Sidin saat berbincang dengan detikcom, Selasa (4/3/2013).

Selain Arief Hidayat yang baru masuk, 8 hakim konstitusi lainnya yaitu Akil Mochtar, Maria Farida Indarti, Achmad Sodiki, Hamdan Zulfa, M Alim, Harjono, Anwar Usman dan Ahmad Fadlil Sumadi. Saat ini, Achmad Sodiki juga menjabat Wakil Ketua MK.

"Semua punya peluang, kredibilitas dan potensi yang sama menjadi Ketua MK," ujar Irman.

Hal senada juga diungkapkan dari dalam MK sendiri. Akil Mochtar yang paling banyak tampil di media setelah Mahfud MD, mengaku semua hakim konstitusi punya kans sama. Dirinya sendiri tidak berani bertaruh apakah namanya yang kelak akan terpilih memimpin lembaga the guardian of constitution tersebut.

"9 Hakim konstitusi itu sama-sama berpeluang," ujar Akil saat dihubungi terpisah.

Adapun anggota Komisi III DPR dari FPKS, Indra secara tersirat yakin Arief Hidayat yang akan menjadi Ketua MK.

"Seluruh hakim MK yang menjadi ketua MK adalah hasil dari fit and proper test Komisi III. Saya berani katakan, dari track recordnya, hasil fit and proper test DPR diakui," ujar Indra.



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(asp/mok)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%